PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Huawei Rilis Atlas, Generasi Baru Sarana Peranti Keras yang Canggih untuk Teknologi Cloud

2017-09-08 00:04
Share with Twitter

Menciptakan tren untuk mengawali revolusi sumber daya infrastruktur

SHANGHAI, 8 September 2017 /PRNewswire/ -- Hari ini di ajang HUAWEI CONNECT 2017, Huawei merilis generasi baru sarana peranti keras yang canggih untuk teknologi cloud - Atlas. Dirancang untuk keperluan seperti layanan public cloud, kecerdasan buatan (AI), serta high-performance computing (HPC), Atlas memanfaatkan sejumlah teknologi utama seperti heterogeneous resource pooling dan intelligent orchestration. Hal ini bertujuan untuk menghadirkan berbagai level baru dalam hardware resource utilization, serta lebih fleksibel dalam adaptasi untuk memenuhi permintaan pengguna. Dihasilkan dari strategi Boundless Computing milik Huawei, sarana Atlas menempatkan Huawei sebagai penggerak revolusi sumber daya infrastruktur.

Seiring maraknya riset dan aplikasi AI, teknologi AI dan cloud computing akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari konsep smart city dan smart manufacturing hingga kendaraan nirawak, teknologi AI dan cloud makin menyebar. Sementara itu, dibutuhkan teknologi kecerdasan yang mampu mengelola beberapa sistem sekaligus secara simultan (real time), mengolah sejumlah besar data dari dunia yang semakin terhubung ini. Contohnya, sebuah kota yang memasang 100.000 kamera dapat merekam data 100 miliar plat mobil dan 1 triliun facial recognition setiap tahun. Hal ini merupakan tantangan besar bagi sistem komputasi tradisional. Dibutuhkan sistem yang mampu memproses, mengecek, dan menganalisis data yang luar biasa banyak tersebut.

Dirancang untuk layanan public cloud, AI, dan HPC, sarana Atlas yang dilansir oleh Huawei hendak menjawab tantangan memproses data di era AI. Sarana Atlas dibangun berdasarkan seri  heterogeneous servers FusionServer G milik Huawei. Seri FusionServer G memanfaatkan teknologi seperti heterogeneous resource pooling dan intelligent orchestration untuk mengumpulkan sumber daya seperti GPU, HDD, dan SSD, serta menyediakan sumber daya berupa peranti keras demi memenuhi kebutuhan berbagai model layanan yang spesifik.

Atlas 50% lebih unggul dalam hal resource utilization efficiency, serta mampu memicu kinerja 10x lipat lebih dibandingkan arsitektur data x86 tradisional, sembari memisahkan berbagai tipe perangkat untuk pelanggan. Selain itu, Atlas dapat digunakan di logical servers dengan resource configuration ratios yang berbeda-beda, serta terpasang di servers dalam beberapa detik. Hal ini berarti memperpendek service rollout cycle secara signifikan sembari memberikan fleksibilitas bagi pelanggan dalam beradaptasi dengan perubahan layanan.

"Berhubung era AI kian dekat, perangkat keras tradisional tidak lagi mampu memenuhi tuntutan yang dipicu oleh perkembangan teknologi AI dan cloud," kata Qiu Long, President, IT Server Product Line, Huawei. "Dirancang sebagai sarana perangkat keras yang canggih untuk layanan cloud, Atlas milik Huawei memelopori pemanfaatan teknologi heterogeneous resource pooling dan intelligent orchestration ke level berikutnya. Atlas juga merupakan buah dari strategi Boundless Computing yang diterapkan Huawei. Sarana ini terinspirasi dari gagasan untuk menyederhanakan komputasi melalui inovasi berkelanjutan. Kami juga menomorsatukan kepentingan pelanggan dalam membangun servers yang stabil, andal, dan berkinerja tinggi, agar pelanggan berhasil bertransformasi ke era AI dan cloud."

Huawei menggunakan strategi Boundless Computing sebagai langkah besar dalam membangun dunia yang terhubung dengan lebih baik. Strategi Boundless Computing menekankan pada aspek inovasi seputar komputasi serta memanfaatkan teknologi chips yang inovatif, heterogeneous computing, dan edge computing demi menembus batas komputasi tradisional yang digunakan di CPU, servers, dan pusat data. Di ajang HUAWEI CONNECT 2017, Huawei merilis beberapa layanan public cloud baru dengan sarana peranti keras Atlas, termasuk GPU dan layanan cloud FPGA. Layanan ini menambahkan teknologi cloud ke dalam aplikasi AI, memudahkan pelanggan untuk mengakses layanan komputasi dengan lebih nyaman dan cepat.

Servers dan seluruh lini produk TI milik Huawei telah menembus pasar industri TI mainstream. Huawei menghadirkan kinerja terdepan, menciptakan infrastruktur TI yang lebih sederhana dan efisien demi membantu perusahaan agar berhasil  bertransformasi digital. Sejauh ini, 197 perusahaan dalam daftar Fortune Global 500 dan 45 perusahaan dalam daftar Fortune Global 100 mengandalkan Huawei sebagai mitra transformasi digital mereka.

HUAWEI CONNECT, ajang unggulan Huawei bagi industri TIK dunia, diselenggarakan di Shanghai New International Expo Centre dari 5-7 September 2017 dengan mengusung tema "Grow with the Cloud". Dalam sarana global untuk ajang berkolaborasi ini, Huawei bersama pelanggan dan mitra akan mengeksplorasi peluang bertumbuh yang baru melalui transformasi digital. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi http://www.huawei.com/en/events/huaweiconnect2017/

 

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami