PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Merck Berpartisipasi dalam Program Horizon 2020 di Uni Eropa, Kembangkan Proses di Sektor Hilir Industri Biofarmasi

2017-09-27 20:00
Share with Twitter

-- Proyek nextBioPharmDSP Horizon 2020 dipimpin oleh Lek Pharmaceuticals, perusahaan milik Sandoz diSlovenia, yang dikenal akan keberhasilannya dalam bidang riset dan inovasi

-- Proyek berjalan selama 18 bulan di Uni Eropa

-- Merck menyumbangkan keahlian dalam pendekatan flow-through dalam proses di sektor hilir dan sistem single-use 

DARMSTADT, Jerman, 27 September 2017 /PRNewswire/ -- Merck, perusahaan sains dan teknologi terkemuka, hari ini mengumumkan partisipasinya dalam Horizon 2020, Program Framework Uni Eropa untuk Riset dan Inovasi, yaitu dengan mengembangkan proses di sektor hilir industri biofarmasi.

Merck is providing expertise in continuous and flow-through downstream processing approaches and single-use systems as part of the nextBioPharmDSP, a consortium of seven public and private organizations developing a more efficient, cost-effective and environmentally friendly downstream process to manufacture monoclonal antibodies and biosimilars
Merck is providing expertise in continuous and flow-through downstream processing approaches and single-use systems as part of the nextBioPharmDSP, a consortium of seven public and private organizations developing a more efficient, cost-effective and environmentally friendly downstream process to manufacture monoclonal antibodies and biosimilars

"Industri biofarmasi menghadapi tekanan untuk mengurangi biaya produksi dan memperbesar efisiensi, sembari bertanggung jawab pada lingkungan," kata Udit Batra, Anggota Dewan Direksi Merck dan CEO, Life Science. "Penting bagi perusahaan seperti Merck dan pelanggan kami untuk menjawab tantangan di industri serta mempercepat proses penyediaan obat bagi pasien yang membutuhkan. Melalui program Horizon 2020, anggota konsorsium siap mempersembahkan berbagai pengembangan yang penting bagi proses di sektor hilir."

Hasil kolaborasi meliputi pengurangan ukuran dan jumlah unit operasional di sektor hilir, serta menghilangkan kebutuhan centrifugation. Pendekatan alternatif di tahap capture diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi kebutuhan volume resin yang mahal. Teknik capture melalui precipitation juga dipelajari sebagai pengganti protein A chromatography.

Sistem chromatography yang berkelanjutan dan bersifat sekali pakai, sedang dikembangkan dengan sensor dan perangkat alat ukur terbaru. Sistem ini akan diimplementasikan di bagian lain dari proses di sektor hilir. Teknologi single-use yang bersifat sekali pakai untuk seluruh operasional proses di sektor hilir akan dievaluasi, dan pendekatan flow-through untuk tahap pemolesan (polishing) akan diberlakukan, untuk menghilangkan kotoran secara berkelanjutan. Pendekatan terpilih akan diintegrasikan ke dalam proses single-use di sektor hilir yang terhubung dan berkelanjutan.

"Strategi bioprocessing generasi berikutnya akan meningkatkan kemampuan industri kami untuk memasok obat-obatan berkualitas tinggi secara efisien dan efektif dari segi biaya," kata Uroš Urleb, Global Head Technical Development Biosimilars, Biologics Technical Development and Manufacturing Unit, Novartis. "Konsorsium menawarkan berbagai pendekatan baru untuk arus kerja manufaktur konvensional. Kami berharap upaya ini berhasil memenuhi kebutuhan kapasitas yang beragam, memudahkan pasokan obat yang berkelanjutan, serta membawa manfaat yang penting bagi lingkungan."

Proyek nextBioPharmDSP adalah bagian dari inisiatif Horizon 2020, sejauh ini merupakan program terbesar yang berbasis di Uni Eropa dengan nilai pendanaan hampir €80 miliar selama tujuh tahun (2014 sampai 2020). Program tersebut bertujuan memastikan sains di Eropa berkelas dunia, dengan menyingkirkan hambatan inovasi dan kolaborasi antara sektor publik dan swasta. Program ini menjanjikan lebih banyak terobosan, penemuan, dan berbagai produk sains pertama di dunia, dengan membawa gagasan hebat dari laboratorium ke pasar.

Proyek tersebut dikelola oleh Lek Pharmaceuticals, perusahaan milik Sandoz di Slovenia. Anggota konsorsium meliputi Sandoz GmbH (Austria), University of Natural Resources and Life Sciences, Vienna (Austria), Karlsruhe Institute of Technology (Jerman), National Institute of Chemistry (Slovenia) dan National Systems srl (Italia). Merck berpartisipasi dalam konsorsium melalui anak perusahaan di Perancis, Millipore S.A.S. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, mohon mengunjungi situs proyek di http://nextbiopharmdsp.eu/.

Tentang Merck  
Merck merupakan perusahaan terkemuka di bidang layanan kesehatan, ilmu hayati dan performance materials. Sekitar 50.000 pegawai bekerja mengembangkan berbagai teknologi yang memperbaiki dan meningkatkan kehidupan – dari pengobatan biofarmasi (biopharmaceutical therapies) untuk penyembuhan kanker atau multiple sclerosis, sistem tercanggih untuk riset ilmiah dan produksi komersial, hingga teknologi liquid crystals untuk ponsel canggih dan televisi layar datar (LCD). Pada 2015, Merck membukukan penjualan sebesar  €12, 85 miliar di 66 negara.

Berdiri pada 1668, Merck adalah perusahaan farmasi dan kimia yang tertua di dunia. Keluarga pendiri perusahaan tetap menjadi pemegang saham mayoritas Merck yang terdaftar di bursa saham. Merck memegang hak atas merek dagang dan nama "Merck" di seluruh dunia, kecuali di Amerika Serikat dan Kanada. Di kedua negara itu, Merck beroperasi sebagai EMD Serono, MilliporeSigma dan EMD Performance Materials.

Seluruh rilis berita dari Merck disebarluaskan melalui surel secara bersamaan dengan waktu penayangan rilis tersebut pada situs internet Merck. Mohon kunjungi www.merckgroup.com/subscribe untuk mendaftar secara daring, mengganti pemilihan berita atau menghentikan layanan ini.

Pernyataan resmi:  
Proyek ini didanai oleh program riset dan inovasi Horizon 2020 Uni Eropa dengan perjanjian hibah No 635557.

Foto - http://mma.prnewswire.com/media/562222/Merck_Horizon_2020_Infographic.jpg

 

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami