PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Air China Luncurkan Rute Terbaru Los Angeles-Shenzhen

2017-11-15 02:36

- Maskapai penerbangan nasional Tiongkok yang eksklusif terus berekspansi di Amerika Utara dengan rute tambahan dari Los Angeles International Airport

LOS ANGELES, 15 November 2017 /PRNewswire/ -- Anggota Star Alliance Air China menambah tiga rute penerbangan harian Los Angeles-Beijing, dengan rute terbaru yang menghubungkan Silicon Beach di Southern California dan "Silicon Valley"-nya Tiongkok, mulai dari 7 Desember 2017. Rute nonstop yang diadakan tiga kali dalam seminggu antara Los Angeles (LAX) dan Shenzhen (SZX) akan menggunakan pesawat terbang Dreamliner terbaru, Boeing 787-9. Penerbangan tersebut akan menjadi rute langsung dari Los Angeles menuju Kota Masa Depan di Tiongkok.

"Dengan status Tiongkok sebagai mitra dagang terbesar bagi Los Angeles, kami bertekad mengembangkan dan memperkuat hubungan ekonomi serta budaya di antara kedua pihak. Rute Los Angeles-Shenzhen mengusung dua pusat teknologi terkemuka dunia serta inovasi," kata Dr. Zhihang Chi, Vice President & General Manager, Air China,  Amerika Utara.

Menurut Los Angeles County Economic Development Corporation (LAEDC), kebanyakan investasi asal Tiongkok di Amerika Serikat datang dari Provinsi Guangdong, yang meliputi Shenzhen dan Guangzhou.

Dr. Chi menambahkan, "Kini menjadi momen yang tepat bagi konektivitas antara dua kota. Pasalnya, berbagai perusahaan teknologi asal Tiongkok yang berkantor pusat di Shenzhen, tengah melebarkan sayapnya dan memperluas investasi langsung di Amerika Serikat. Rute terbaru ini menawarkan lebih banyak peluang bagi kalangan pebisnis dan wisatawan menuju Shenzhen dan Hong Kong, yang hanya berjarak 19 mil.

"Karena menggunakan Dreamliner terbaru yang mencakup kelas ekonomi premium, kami meyakini daya saing dalam hal harga dan keterjangkauan, program upgrade yang mudah, akan sangat menarik bagi para wisatawan yang ingin ke Shenzhen, Hong Kong dan wilayah lainnya. Selain ruang kaki yang lebih lega, para penumpang kelas ekonomi premium juga dapat menikmati priority boarding dan lebih banyak Phoenix miles, untuk menyebut beberapa fasilitas yang ditawarkan."

Pesawat Dreamliner B787-9 dengan tiga jenis kabin milik Air China menghadirkan 30 kursi di Capital Pavilion (kelas bisnis), 34 kursi di kelas ekonomi premium dan 229 kursi di kelas ekonomi. Seluruhnya berjumlah 293 kursi. 

Berikut jadwal penerbangan dan rincian lain dari rute terbaru ini:

Nomor Penerbangan

Asal-Tujuan

Keberangkatan*

Kedatangan*

Frekuensi

Jenis Pesawat

CA 769

Shenzhen-Los Angeles

23:30

20:00

Senin, Kamis, Sabtu

B787-9

CA 770

Los Angeles-Shenzhen

22:50

5:40+2**

Senin, Kamis, Sabtu

B787-9

Catatan: * Seluruh jadwal penerbangan berdasarkan waktu setempat. ** +2 = Dua hari. Waktu operasional dan jadwal penerbangan bergantun pada perubahan terkait musim liburan.

Pengumuman ini, termasuk serangkaian ekspansi Air China di Amerika Utara yang belum pernah terjadi sebelumnya, menghasilkan tingkat penerbangan rata-rata musiman dengan penyesuaian tertentu sebesar 150 kali setiap minggu, di seluruh Asia dan Tiongkok. Sejak 2013, maskapai penerbangan nasional Tiongkok tersebut telah melansir rute baru setiap tahun.

Pada September 2016, Air China meluncurkan rute nonstop antara Shanghai (PVG) dan San Jose (SJC), rute langsung pertama antara Shanghai dan Amerika Utara. Selain maskapai asal Amerika Serikat dan Kanada, Air China telah menjadi maskapai internasional yang menawarkan berbagai rute nonstop ke Beijing, dari Los Angeles, San Francisco, New York, Newark, Washington Dulles, Houston, Honolulu, Vancouver serta Montreal.

Tentang Air China

Sebagai anggota Star Alliance dan maskapai nasional Tiongkok yang eksklusif, Air China telah menjadi satu-satunya operator penerbangan yang meraih kehormatan untuk menggunakan bendera Tiongkok di badan pesawatnya. Selain kegiatan komersial, Air China telah menyediakan layanan penerbangan eksklusif bagi para pejabat pemerintahan senior Tiongkok dalam kunjungan kenegaraan ke negara lain. Air China juga menjadi maskapai di Asia dengan nilai merek terbesar, menurut Brand Finance 2016. Selain itu, Air China juga menjadi satu-satunya maskapai penerbangan dalam jajaran 20 merek terbaik pada daftar Most Valuable Chinese Brands 2016 versi Millward Brown.

Dengan armada sebanyak 590 pesawat penumpang dan kargo, Air China melayani 174 kota di 40 negara dan wilayah. Air China menawarkan akses bagi 1.330 tujuan di 193 negara lewat afiliasi Star Alliance. Perusahaan memegang saham mayoritas maskapai lain seperti Air Macau, Shenzhen Airlines, Shandong Airlines, Dalian Airlines, Tibet Airlines, Beijing Airlines dan Air China Inner Mongolia Limited. Air China merupakan pemegang saham Cathay Pacific Airways yang terbesar kedua setelah Swire Group  

Kunjungi www.airchina.us atau hubungi 800-882-8122 untuk penjualan dan reservasi.

Logo - https://photos.prnasia.com/prnh/20170522/1857452-1LOGO

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami