PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Microsoft, Heungkong Group dan Kawasan Perdagangan Bebas Nansha di Tiongkok luncurkan Microsoft Cloud Incubation Program

2017-11-27 11:57

GUANGZHOU, Tiongkok, 27 November 2017 /PRNewswire/ -- Ajang Artificial Intelligence Summit bertemakan  "New Era of AI Leads the Future of the Cloud" diadakan di Distrik Nansha, Guangzhou, Tiongkok pada 17 November 2017, sebagai bagian dari langkah pemerintah lokal untuk mempromosikan pengembangan sektor baru, meliputi generasi teknologi informasi yang berikutnya, pengobatan Artificial Intelligence and Biological (AIB). Ajang ini menarik minat selusin perusahaan teknologi dan keuangan yang terkenal di dunia, termasuk Heungkong Group, Microsoft (China), iFLYTEK, Tricorn (Beijing) Technology, Malong Technologies dan Megvii.

Microsoft Cloud & Mobile Technology Incubation Program - Guangzhou Cloud & Mobile Application Incubation Platform resmi diluncurkan dalam acara Artificial Intelligence Summit
Microsoft Cloud & Mobile Technology Incubation Program - Guangzhou Cloud & Mobile Application Incubation Platform resmi diluncurkan dalam acara Artificial Intelligence Summit

Diadakan oleh Heungkong Group, lewat kerja sama dengan Microsoft (China), dan bantuan komite administrasi Nansha Development Zone, ajang itu mendatangkan beberapa pejabat pemerintah Tiongkok dan eksekutif bisnis senior. Para hadirin juga mencakup mantan menteri CPC Central Committee United Front Work Department dan mantan sekretaris All-China Federation of Industry and Commerce Party Committee, Hu Deping; Deputy Director, Guangdong Province Party Committee United Front Department, Li Yangchun; Anggota Guangzhou Municipal Committee Standing Committee; Secretary, Nansha Development Zone (China Nansha Free Trade Zone) Party Committee; Administration Committee Director, Nansha Development Zone dan Secretary, Nansha District Committee, Cai Chaolin; Deputy Secretary, Nansha District Committee dan Chief Executive, Nansha District, Zeng Jinze; Vice Chairman, Guangdong Federation of Industry and Commerce, Lu Xiaozhou; Chief Engineer, Industry and Information Technology Commission, Guangzhou Municipality, Hu Zhigang; Administration Committee Deputy Director, Nansha Development Zone, Xie Ming; Chairman and President, Heungkong Group, Chi Keung Lau, Mei Hing Chak; COO, Microsoft (China), Horace Chow dan Vice President, Microsoft untuk Tiongkok Raya, Teng Wen. Selain itu, ada juga mantan Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama, yang diundang sebagai pembicara utama.

Pada 3 Mei 2017, Nansha bermitra dengan Microsoft (China) dan Heungkong Group untuk mengadakan Microsoft Cloud & Mobile Technology Incubation Program - Guangzhou Cloud & Mobile Application Incubation Platform (Microsoft Cloud Incubation Program). Wadah inkubasi teknologi ini secara resmi diluncurkan saat Artificial Intelligence Summit berlangsung. Ada 11 tim AI yang berhasil lolos dalam penilaian selama roadshow. Mereka diundang untuk bergabung dalam program inkubasi tersebut. Hingga kini, wadah tersebut telah merekrut 18 tim AI terkenal, semuanya telah diberikan ruang kantor bebas biaya sewa di Heungkong International Financial Center di Nansha, selama empat hingga enam bulan selama program berlangsung.

"Wadah inkubasi ini, kunci pengembangan teknologi yang membantu Nansha mewujudkan visinya dalam bidang AI, menyediakan distrik ini dengan peluang istimewa untuk mendirikan dan mengembangkan industri AI," kata Cai Chaolin. "Nansha ingin mempercepat pembangunan gugus industri AI senilai 100 miliar yuan (sekitar US$15 miliar). Hal itu ditempuh dengan memanfaatkan kedua perannya sebagai kawasan perdagangan bebas dan wilayah peragaan inovasi yang ditetapkan pemerintah, dengan tujuan mewujudkan smart city baru yang berorientasi masa depan."

Sebagai wadah inkubasi teknologi Microsoft yang ke-18 dan yang pertama menyasar teknologi termutakhir dalam kecerdasan buatan, Microsoft Cloud Incubation Program bernilai penting bagi Microsoft.

Dalam Artificial Intelligence Summit, Horace Chow berterima kasih atas peran pemerintah dan Heungkong Group. Menurut dia, pihaknya menyambut baik upaya mempromosikan wadah inkubasi ini di Nansha. Sejalan dengan serangkaian kebijakan "1+1+10" yang digagas distrik tersebut, guna mengubah Nansha menjadi salah satu pusat bisnis dan industri di Guangzhou, Microsoft telah bertekad memfasilitasi inovasi di segala aspek secara proaktif. Dukungan tersebut berfokus pada cloud computing, internet of things, big data dan kecerdasan buatan. Dengan begitu, berbagai perusahaan inovatif dapat meningkatkan pertumbuhannya.

Sebagai salah satu dari 500 perusahaan swasta terkemuka di Tiongkok, Heungkong Group, sebagai bagian dari rencana transformasinya menuju perusahaan masa depan, telah mengubah fokus utamanya ke sektor teknologi.

Dalam pidatonya, Mei Hing Chak berkata bahwa Heungkong Group mulai berkiprah di Kawasan Perdagangan Bebas Guangdong empat tahun lalu, sejalan dengan reformasi dan strategi membuka diri yang dijalankan Tiongkok. Dengan fokus utama pada platform jasa keuangan inovatif, dan strategi yang menganut big data, teknologi AI dan program Internet Plus dari pemerintah Tiongkok yang awalnya mendorong penggunaan Internet serta teknologi modern di kalangan industri konvensional di negara tersebut, Heungkong Group dapat menemukan jalur pertumbuhan yang baru.

Dengan menerapkan pendekatan cerdas saat Heungkong Group memanfaatkan herd bevaior secara positif dengan mengelompokkan perusahaan rintisan AI dalam satu tempat, perusahaan itu bekerja sama dengan Guangzhou Nansha Industrial Investment Fund Management demi memajukan sektor tersebut. Kerja sama itu berupa peluncuran bersama dana senilai 100 juta yuan (sekitar US$15 juta) sebagai modal ventura dalam bidang Kecerdasan Buatan. Heungkong Group ingin meningkatkan kesuksesan dengan memanfaatkan pengalaman selama 27 tahun di berbagai industri dan pengalaman 20 tahun dalam industri keuangan. Dana tersebut utamanya memberi dukungan keuangan yang besar bagi tim wirausahawan dan perusahaan rintisan dalam bidang kecerdasan buatan, big data, Internet of Things, cloud computing dan intelligent manufacturing.

Seorang pejabat Heungkong Group yang bertanggung jawab atas dana tersebut, berkata bahwa grup juga berniat ikut serta dalam dana industri khusus dalam bidang kecerdasan buatan, sebesar 10 miliar yuan (sekitar US$1,5 miliar). Dana permodalan ini diprakarsai oleh pemerintah Guangzhou dan Nansha serta memanfaatkan kekuatan modal dan operasionalnya untuk mempromosikan perkembangan Kecerdasan Buatan di Nansha.

Foto  - https://photos.prnasia.com/prnh/20171121/1998080-1

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami