PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Linkeye Fasilitasi Penyebaran Informasi Kredit ke Seluruh Dunia

2017-11-28 00:22

BEIJING, 28 November 2017 /PRNewswire/ -- Seiring dengan perkembangan sektor perdagangan lintasnegara dan industri pariwisata, evaluasi kredit menjadi isu yang mendunia. Dari Amerika sampai Eropa, Asia Tenggara hingga Timur Tengah, banyak negara harus berurusan dengan persoalan ini. Meski perkembangan industri kredit berbeda di setiap negara, proses berbagi informasi yang berbiaya tinggi adalah persoalan umum. Masalah utama yang dihadapi dunia adalah:

  • Lembaga keuangan enggan berbagi data
  • Rendahnya cakupan data lembaga pemberi kredit
  • Terbatasnya layanan lembaga pemberi kredit

Seberapa besar pasarnya?

Evaluasi kredit merupakan kunci bagi sistem kredit, memberi dasar bagi manajemen risiko untuk sektor kredit keuangan. Ping An Securities menyatakan nilai pasar kredit Tiongkok akan mencapai ratusan juta yuan; Wells Fargo Bank memperkirakan nilai pasar kredit perorangan di Tiongkok akan bernilai lebih dari 2.000 miliar dolar, dan pasar kredit dunia akan menjadi bisnis besar bagi Amerika.

Bagaimana cara memecahkan persoalan tersebut?

Menggunakan teknologi penyimpanan data yang terdesentralisasi dan terdistribusi dari blockchain untuk menghubungkan bank data kredit dari lembaga keuangan seluruh dunia -- Linkeye memakai blockchain untuk memecahkan berbagai persoalan tersebut.

Dua fitur utama dari teknologi ini, bersifat tak berubah (unchangeable) serta terbuka untuk seluruh jaringan secara simultan (real-time), merupakan kunci keberhasilan Linkeye. Linkeye, sarana berbagi informasi kredit berteknologi blockchain, menyediakan berbagai solusi yang menguntungkan dan inovatif bagi pasar kredit global. Sebagai perusahaan pertama dan satu-satunya yang merekam informasi kredit dengan blockchain, inovasi yang belum pernah ada sebelumnya ini sangat diandalkan oleh para pelaku bisnis kredit dan pengguna blockchain.

Linkeye merupakan solusi independen yang menyediakan sistem berbagi informasi kredit menggunakan teknologi blockchain. Memanfaatkan basis pasar di Eropa, Asia Tenggara dan Tiongkok, Linkeye menggabungkan teknologi blockchain dan model ekonomi. Linkeye membagikan data kredit macet di antara para anggotanya demi menyatukan data kredit perorangan serta membentuk bank data social credit yang dinilai atas aspek keandalan serta cakupan yang luas. Dengan cara ini, sistem social credit dapat ditingkatkan secara efektif. Upaya Linkeye menggunakan teknologi dalam mempromosikan perkembangan kredit dunia ini merupakan langkah signifikan.

Solusi Linkeye

Linkeye merupakan pelopor industri kredit. Ada delapan mekanisme operasional yang utama pada Linkeye: Blacklist Mechanism, Membership Mechanism, Credit Mechanism, Arbitration Mechanism, Information Sharing Mechanism, Smart Pricing Mechanism, Data Security Firewall Mechanism, Open API Mechanism.

Mekanisme terpenting adalah mekanisme blacklist dan information sharing. Secara spesifik, contoh data Linkeye: Linkeye ID+Masked ID+skor kredit+pemberi kredit(anonim)+tanda tangan. Identitas (ID) yang digunakan adalah satu-satunya petunjuk kecocokan bagi anggota ketika mencari data. Data tersebut dapat diambil dan dipertukarkan hanya ketika ID pengguna cocok.

Ada dua aspek yang berbeda antara solusi tersebut dengan third data platform: pertama adalah desentralisasi, meski Matthew effect berlaku, tidak perlu cemas sarana tersebut akan menjelma sistem oligarki penyediaan data yang terus menerus menghasilkan keluaran data. Hal lain yang membedakan adalah proses berbagi data (data sharing) tersebut dapat diuangkan. Untuk memperoleh informasi dari sarana ini, orang harus membayar.

Tim Linkeye kaya akan pengalaman kerja di sektor industri pinjaman kredit dan teknologi blockchain. Saat ini, Linkeye berada pada posisi yang jelas untuk masuk ke industri kredit. Perusahaan juga telah merancang dan mengembangkan sarana berbagi data menggunakan teknologi blockchain yang paling efektif. Delapan mekanisme utama memastikan sarana terpadu tersebut beroperasi secara efisien dan rapi. Sementara itu, Linkeye telah menjalin kerja sama strategis dengan banyak sarana penyedia kredit terbaik untuk berbagi daftar kredit macet mereka. Xu Lei, CEO, Linkeye, merupakan pengusaha lintas sektor dengan pengalaman kerja yang melimpah. Dia pernah menjadi kepala divisi penjualan untuk Tiongkok Raya di P&G. Pada 2015, dia mendirikan Mei Dao Life. Pada 2016, dia mendirikan Kuaihui Finance dan mulai merintis karier di bidang industri kredit di internet.

Meski telah menggarap banyak proyek kredit, Linkeye paling terkenal akan tim yang terdiri dari ratusan pekerja berdedikasi. Linkeye mempromosikan perkembangan industri kredit, tidak hanya meningkatkan detail teknis dan produk, tapi juga secara aktif menjalankan bisnis. Linkeye merupakan perusahaan yang berani dan bersungguh-sungguh, serta memiliki rencana pengembangan yang apik untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Tak ayal lagi, Linkeye akan membantu pengembangan industri kredit domestik.

 

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami