PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

TUV Rheinland: Perlindungan Data dengan Sertifikat Keamanan Data IoT

2018-02-06 10:00

COLOGNE, Jerman, 6 Februari 2018 /PRNewswire/ -- Global Competence Center for IoT Privacy milik TUV Rheinland telah meluncurkan paket layanan terbaru yang menjawab kebutuhan perlindungan data terpadu (end-to-end data protection) pada pasar Internet of Things (IoT) yang berkembang pesat. Dengan menyediakan sertifikat perlindungan kerahasiaan yang pertama di industri, TUV Rheinland menghadirkan produk istimewa dengan serangkaian keahlian berbeda. Solusi tersebut berfokus pada penyediaan produk dan sertifikat layanan yang dapat dipakai produsen dan penyedia sistem untuk membuktikan bahwa mereka telah menjalani audit sesuai ketentuan EU GDPR.

Ketentuan Baru bagi Perangkat IoT

Ketentuan EU GDPR, yang juga mencakup aturan hukum terbaru tentang perlindungan data dalam pengembangan produk (privacy by design), harus diberlakukan pada 25 Mei 2018, setelah masa peralihan dua tahun. Jika tidak, denda dan penalti yang cukup besar akan dikenakan. EU GDPR berlaku bagi sejumlah pembuat dan pemasok produk yang terhubung dengan Internet serta berkomunikasi secara mandiri lewat Internet (dikenal sebagai produk IoT), dengan syarat produk-produk tersebut mengolah atau menyimpan data pribadi. Misalnya, aturan ini akan mencakup sejumlah perangkat smart home, connected smart toys atau produk kesehatan yang dapat dikenakan (wearable) seperti fitness armbands.

Kejelasan tentang Aturan Perlindungan Data dan Keamanan Data

"Pasar bagi perangkat IoT berkembang pesat. Pada saat bersamaan, banyak ketidakpastian yang ditemui konsumen seputar perlindungan data dan keamanan data dari perangkat-perangkat tersebut. Dengan demikian, ada hambatan pasar yang nyata bagi pembuat dan pemasok sistem. Sertifikat kami memberikan kepercayaan bagi konsumen dan produsen dalam pasar IoT," jelas Udo Scalla, Head, Global Competence Center IoT Privacy, TUV Rheinland.

Guna memperoleh sertifikat Protected Privacy IoT Product, sebuah produk IoT harus diuji secara menyeluruh berdasarkan aspek kerahasiaan data. "Pengujian kami berfokus pada karakteristik produk yang dirancang demi melindungi kerahasiaan data, serta kami menyelidiki, misalnya, apakah memori data yang ada bisa dihapus atau pengiriman data bisa terenkripsi. Kami bisa menguji sebanyak 50 persyaratan secara individual, bergantung pada kerumitan perangkat. Seluruh pengujian tersebut berasal dari EU GDPR," kata Gunter Martin, Solutions Director, Global Competence Center for IoT Privacy, TUV Rheinland. Penilaian yang diperlukan demi meraih sertifikat Protected Privacy IoT Service ditujukan bagi layanan, interface atau aplikasi (misalnya, Web Service) yang terhubung dengan perangkat IoT tertentu. Agar sebuah perangkat bisa dikelola lewat aplikasi, data dikirimkan ke dan diolah oleh penyedia jasa. "Untuk sertifikat layanan, secara keseluruhan kami menguji 26 jenis persyaratan produk. Beberapa di antaranya sangat rumit dan langsung menguji tingkat penetrasi produk agar menemukan sejumlah celah keamanan data (security vulnerabilities)," tambah Martin yang juga menjadi pakar di TUV Rheinland. 

Solusi Kerahasiaan IoT yang Lengkap

Global Competence Center for IoT Privacy milik TUV Rheinland menawarkan dukungan individual untuk seluruh topik terkait upaya perlindungan kerahasiaan. "Kami memberikan kiat mengurangi pengumpulan data hingga titik minimum untuk berbagai pembuat produk dan pemasok sistem di seluruh dunia, sehingga mereka dapat memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk IoT," tegas Udo Scalla dari TUV Rheinland. Global Competence Center merupakan salah satu bagian dari layanan pengujian internasional terkait perlindungan dan keamanan data untuk aplikasi daring serta pengujian dan sertifikasi manajemen perlindungan data bagi beragam perusahaan, termasuk sertifikasi produk yang ditawarkan kepada perusahaan asuransi kesehatan dan penyedia jasa. Layanan mendatang termasuk manajemen perlindungan data secara berkelanjutan yang sejalan dengan EU GDPR, penunjukan data protection officers (DPO) eksternal serta pemasangan manajemen keamanan TI yang canggih dan sistem pendeteksi ancaman siber.

Tentang layanan bisnis ICT & Business Solutions

Layanan bisnis yang utama meliputi jasa TI dan keamanan siber, solusi telekomunikasi dan jasa SDM, konsultasi manajemen, layanan pusat data serta manajemen litbang (R&D). Dengan 600 lebih pakar di seluruh dunia, ICT & Business Solutions menyajikan konsultasi strategis, optimasi desain dan proses lewat penerapan produk, kegiatan operasional dan sertifikasi sistem.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.tuv.com/en/iot-privacy.

TUV Rheinland merupakan pemimpin global dalam jasa pengujian (inspection) independen, berdiri 145 tahun lalu. Grup memiliki 19.700 pegawai di seluruh dunia. Pendapatan tahunan tercatat lebih dari EUR 1,9 miliar. Sejumlah ahli independen berpegang teguh pada mutu dan keselamatan untuk sumber daya manusia, teknologi dan linkungan hidup pada hampir seluruh industri dan bidang kehidupan. TUV Rheinland menguji peralatan, produk dan layanan teknis, serta mengawasi berbagai proyek, proses dan keamanan informasi untuk berbagai perusahaan. Para ahli TUV Rheinland melatih orang-orang dari berbagai latar belakang karier dan industri. Untuk itu, perusahaan mengelola jaringan kerja global yang terdiri atas laboratorium dan pusat uji coba serta pendidikan yang berizin. Sejak 2006, TUV Rheinland telah menjadi anggota United Nations Global Compact untuk mempromosikan aspek keberlanjutan dan melawan korupsi. Situs: www.tuv.com

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami