PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Para Direktur Informasi (CIO) Berusaha Membangun Relevansi Melalui Transformasi yang Didorong oleh Pelayanan

2014-01-28 15:25
-Seiring anggaran belanja IT dikelola oleh para manajer lini bisnis (line of business managers), dan dengan lebih dari 70% diantaranya melakukan tugas harian, para CIO menciptakan sebuah misi terbaru untuk sektor IT

SINGAPURA, 28 Januari 2014 (PRNewswire) -- Sebuah hasil survey yang dilakukan oleh Logicalis menunjukkan bahwa para CIO harus segera bertindak untuk mengambil peran yang strategis atau berisiko disingkirkan oleh para manajer lini bisnis.

(Logo: http://photos.prnasia.com/prnh/20140117/8521400289LOGO )

Hampir tiga per empat (72%) dari CIO dalam survey ini, 60% menyatakan setuju kalau manajer lini bisnis akan lebih berkuasa di dalam pengambilan keputusan sektor IT untuk tiga hingga lima tahun ke depan - sebuah tren yang dipicu oleh semakin tingginya ketersediaan layanan cloud computing dan ekspektasi konsumerisasi teknologi dan aplikasi.

Menanggapi hal tersebut, hasil survey Logicalis menunjukkan bahwa para CIO semakin lebih waspada terhadap pentingnya memiliki peran strategis. Mereka kian aktif mencari cara untuk menghadapi tantangan akan tingginya biaya operasional dan mendorong terciptanya teknologi yang didorong oleh pelayanan dan terciptanya transformasi operasional, demi menyusun kembali fungsi IT sebagai penyedia layanan semu. Namun, sebagian masih berjuang untuk melakukan tugas manajemen harian:

- Tiga per empat (73%) CIO dan Direktur IT mau menghabiskan separuh waktu mereka

mengerjakan berbagai aktivitas strategis

- Pada kenyataanya, 53% CIO dan Direktur IT menghabiskan 70% atau lebih mengerjakan manajemen teknologi harian, sementara 80% lainnya menghabiskan waktu mereka mengerjakan aktivitas bernilai rendah dan non strategis.

Survey internasional menunjukan bahwa sebuah konsesus cenderung muncul karena para CIO

berusaha untuk menciptakan pengaruh pergeseran dramatis ini sebagai fokus utama yang merupakan keterikatan dari relevansi jangka panjang mereka. Teknologi internal dan optimasi operasional, penggunaan mitra managed services dan cloud computing yang efisien dan ekstensif menjadi prioritas kunci untuk CIO dan perusahaannya:  

- 63% melihat pentingnya penyederhanaan dan optimasi infrastruktur teknologi untuk membebaskan waktu operasional demi fokus mewujudkan tujuan-tujuan strategis

- 31% akan mengkonsolidasikan managed services, sehingga dapat memilih vendor tunggal untuk mengelola teknologi dan/atau layanan yang spesifik di seluruh teritori ganda

- 30% ingin menyerahkan lebih banyak aktivitas manajemen harian ke vendor managed services

- 19% lebih memilih penggunaan model konsumsi cloud computing yang kini semakin banyak digunakan

Kama Pathy, Direktur Teknik Logicalis GAsia, berkomentar: "Temuan-temuan ini membuktikan realitas yang ada di lapangan. Para pemimpin IT kini aktif mencari cara menciptakan strategi transformasi yang didorong oleh layanan untuk menyesuaikan ulang dari yang sebelumnya fungsi berbasis teknologi menjadi fungsi berbasis layanan. Tapi, para CIO tak sekedar berusaha mentransformasi sistem IT mereka."

"Kami melakukan riset terhadap hal ini karena para CIO berusaha untuk merubah tata kelola IT yang digunakan lebih luas untuk kebutuhan korporasi. Siapa lagi yang mau menjalankan fungsi bisnis yang menurut manajer lini bisnis kurang efisien dan relevan selain para penyedia eksternal? Sudah jelas, para CIO mengambil pendekatan proaktif agar tetap relevan dan fokus pada agenda perubahan di seluruh aspek infrastruktur, operasi, dan pengalaman pengguna akhir IT.

"Menciptakan perusahaan berbasis layanan, yang di dalamnya terdapat IT dan lini bisnis bekerjasama untuk prioritas bersama, merupakan mandat yang sangat mendesak bagi para CIO yang kami survey. Sudah jelas bahwa para CIO kini akan memfokuskan tim kerja mereka dalam merancang pengalaman pengguna IT yang sejajar dengan yang diberikan penyedia eksternal, dan juga akan terlibat dengan para mitra untuk membantu mereka mewujudkan kemapanan dan kehandalan layanan untuk dapat bersaing di masa mendatang.

Menanggapi hasil survey ini, Logicalis terus menyesuaikan lini penawarannya demi menyediakan pelanggan dengan satu produk komprehensif di tiga sektor trasnformasional yang penting; dengan memadukan integrasi Sistem, Managed Services, dan Cloud Computing dengan satu produk portofolio komprehensif bernama Optimal. Optimal memungkinkan para CIO menciptakan pendekatan seimbang untuk memiliki, mengoperasikan, dan mendanai infrastruktur dan layanan IT yang dibutuhkan bisnis para CIO.

Dengan lebih dari 2300 profesional yang tersebar di 24 negara, Logicalis aktif memperluas kapabilitas, kemampuan, platform, dan proses layananannya demi memenuhi tantangan infrastruktur, operasional, konsumsi para kliennya

- termasuk sebuah inisiatif terbaru untuk mengidentifikasi dampak potensial dari Jaringan Berbasis Perangkat Lunak dalam cakupan sektor konsumen, dan sejumlah investasi lainnya di sektor Manajemen Layanan Teknologi Informasi di kawasan-kawasan besar.       

Bapak Pathy menambahkan, "Secara garis besar, sudah terpampang dengan jelas dari hasil survey bahwa mengatasi transformasi teknologi dan operasi demi menciptakan efisiensi, kemapanan, dan kehandalan adalah hal yang paling dibutuhkan oleh para konsumen kami."

"Para CIO kian membutuhkan mitra seperti Logicalis tak cuma membantu di satu bidang saja. Mereka tak hanya membutuhkan kemapanan dan kehandalan di dalam cara mereka membangun sebuah pusat data virtual, tetapi juga mereka dapat mengotomatisasikan layanan, menghubungkan ke ekosistem manajemen layanan mereka, dan cara mereka memberikan katalog layanan yang dapat dimanfaatkan oleh para konsumen dan dengan kualitas yang sejajar dengan apa yang diberikan oleh penyedia eksternal. Mereka juga ingin kami menciptakan kemapanan dalam waktu singkat dengan menyediakan solusi bisnis baru secara langsung, dalam bentuk layanan berbasis terkelola atau awan. 

"Tapi, karena konsumen kami ingin kami untuk menggabungkan peran kami sebagai Integrator Sistem, Penyedia Managed Services, dan penyedia Cloud Computing demi mendukung layanan berbasis korporasi, hasil survey juga menunjukan para CIO memiliki terlalu banyak mitra layanan. Inkompetensi penyedia layanan merupakan permasalahan umum yang sangat ingin dihindari oleh para CIO dengan menggabungkan sejumlah mitra layanan terpilih yang mampu bekerja terus-menerus, dan itu yang kami tawarkan pada produk Optimal kami."

Chris Barnard, Associate Vice President IDC, menambahkan: "Kami memprediksi kalau inovasi bisnis yang berfokus dalam penciptaan beragam solusi untuk membuka berbagai peluang bisnis berpotensi mendorong pergeseran fungsi di dalam perusahaan IT.

"Perusahaan IT tidak bisa terus-menerus sekedar melihat, belajar, berkesplorasi, atau bereksperimen dengan layanan Cloud Computing, perangkat seluler, teknologi sosial, atau unsur-unsur inti lainnya yang biasa kita sebut platform ketiga. Mereka harus mengembangkan kompetensi mendalam dalam seluruh lini teknologi tersebut, dengan bantuan pihak ketiga yang kompeten di bidangnya."

Sekilas tentang riset

Jumlah/persentase yang didapat diperoleh dari survey terhadap 186 CIO dan Direktur IT di 180 perusahaan menengah di 24 negara, yang mencakup Eropa, Amerika Utara, Amerika Latin, dan Asia Pasifik.

Sekilas tentang Logicalis

Logicalis adalah penyedia solusi IT dan managed services internasional dengan wawasan dan keahlian yang luas di bidang komunikasi dan kerjasama: pusat data dan layanan cloud computing; dan managed services.

Logicalis mempekerjakan hampir 3500 karyawan di seluruh dunia, termasuk spesialis layanan yang mendesain, menspesifikasi, mengintegrasikan, dan mengelola infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi yang kompleks demi memenuhi kebutuhan hampir 6000 konsumen sektor korporat dan umum. Untuk mewujudkannya, Logicalis memiliki kerjasama solid dengan beberapa pemimpin teknologi seperti Cisco, HP, IBM, CATechnologies, NetApp, Microsoft, VMware, and ServiceNow.

Logicalis Group memiliki pendapatan tahunan sebesar lebih dari 1,4 miliar dolar, yang diperoleh dari operasi di Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Asia Pasifik, dan merupakan salah satu integrator solusi Komunikasi dan IT terkemuka, dengan spesialisasi di sektor teknologi dan layanan canggih.

Logicalis Group adalah salah satu divisi dari Datatec Limited, terdaftar pada Johannesburg and London AIM Stock Exchanges, dengan pemasukan lebih dari 5 miliar dolar. 

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://www.logicalis.com/

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami