omniture
PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Marintec Indonesia: Mendukung rencana pengembangan industri maritim pemerintah

2016-10-17 16:44

JAKARTA, Indonesia, 17 Oktober 2016 /PRNewswire/ --

" Jakarta bekerja sama dengan Belanda untuk membangun yang disebut sebagai pelabuhan laut terintegrasi terbesar Di Asia Tenggara. Ini akan menjadi proyek gabungan antara pemerintah pusat dan pemerintah jakarta dengan bantuan dari Belanda" ungkap kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Tuty Kusumawati.

Diskusi Situasi Terkini Industri Maritim di Indonesia – Tantangan menuju ekonomi global dan kesempatasi berinvestasi di industri maritim.
Diskusi Situasi Terkini Industri Maritim di Indonesia – Tantangan menuju ekonomi global dan kesempatasi berinvestasi di industri maritim.

 

Marintec Indonesia (25 November 23-25, 2016, Jakarta International Expo, Kemayoran) diselenggarakan pada tahun 2014 sebagai pameran penting di Asia dalam sektor maritim untuk memberikan dukungan solusi jangka panjang pemerintah dengan memfasilitasi acara yang berkelanjutan dan berkelas di Indonesia.

Penyelenggaraan konferensi dan pameran yang terfokus -- unik -- menyediakan satu-satunya program spesialisasi untuk para profesional sektor industri maritim dan ini merupakan momen terbaik untuk bertemu para pengambil keputusan, pembuat kebijakan, pemasaran, dan peneliti.

Posisi geografis, darat, luas laut, pertumbuhan ekonomi, populasi, keamanan, kepentingan nasional, dan internasional, semua itu membuat Indonesia sebagai pemain kunci pada industri maritim. Ekonomi pada sektor maritim diharapkan mencapai 5 miliar dolar AS per tahun sebagaimana indonesia mengembangkan tiga jalur laut dengan potensi pasar dengan nilai yang sangat tinggi (Sumber : Program Pangan Dunia (FAO)).

Untuk mempercepat pengembangan, pemerintah menargetkan untuk menarik investasi asing dengan cara melonggarkan kebijakan, memfasilitasi bisnis dan berbagai operasi. Program seperti Marintec Indonesia, dengan konferensi internasional dan diskusi intensif – dan juga partisipan internasional sudah dikonfirmasi dari Tiongkok, India, Jepang,Korea, Panama, Portugal, Inggris, Belanda, dan Singapura sebagai peran penting dalam proses ini.

Langkah antisipasi sebelum pembukaan acara saat November nanti, Pada 29 Juli Marintec Indonesia menyelenggarakan konferensi yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Menteri Perindustrian, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Ketua Ikatan Industri Kapal Indonesia (IPERINDO). Topik yang akan dibahas adalah visi Presiden Jokowi dalam rangka membuat indonesia sebagai pusat maritim dunia, struktur legal yang sudah ada, peraturan, perkembangan kebijakan industri nasional untuk sektor paritim, peluang investasi dan pembahasan masa depan di hadapan kita. Kesimpulannya sudah jelas: Indonesia dapat mengembangkan perannya di Asia Tenggara dari status regional menjadi global, dan Marintec Indonesia adalah bagian dari jaringan pameran maritim dengan jajaran negara lainnya seperti Tiongkok, Korea, Singapura, Taiwan, Inggris, Portugal, Panama, dan India dapat membantu dalam prosesnya.

Tentang Penyelenggara Pameran

Dimiliki oleh UBM Plc yang terdaftar di Bursa Efek London, UBM Asia merupakan penyelenggara pameran terbesar di Asia dan organizer komersial terbesar di China, India, dan Malaysia. Memiliki kantor utama di Hong Kong dan kantor cabang hampir di seluruh Asia dan Inggris. UBM Asia memiliki jaringan global yang kuat karena memiliki jaringan di 31 kantor cabang, dan 1,300 staff di 24 kota besar. Kita mengoperasikan 20 sektor pasar dengan 230 pameran dan konferensi, 21 media publikasi, 18 produk online dengan lebih dari 2,000,000 peserta pameran yang berkualitas, pengunjung, peserta konferensi, dan sponsor dari seluruh dunia. www.ubmasia.com          

KONTAK:
Abdi Fajrin
+62 21 2930 5959
Abdi.Fajrin@ubm.com

Foto - http://photos.prnasia.com/prnh/20161017/8521606631
Logo - http://photos.prnasia.com/prnh/20150730/8521504987LOGO

Tautan terkait:

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami