omniture
PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Chope Raih Investasi S$18 Juta, Pimpin Pasar Layanan Teknologi untuk Restoran

2017-10-16 09:30

SINGAPURA, 16 Oktober 2017 /PRNewswire/ -- Chope, salah satu aplikasi pencarian tempat makan dan reservasi restoran terbesar di Asia, dengan gembira mengumumkan telah menerima investasi senilai S$18 Juta (US$13 Juta). Investasi ini dipimpin oleh Square Peg Capital bersama dengan C31 Ventures dan Moelis Australia, serta pemegang saham sebelumnya, termasuk NSI Ventures, Susquehanna International Group, DSG Consumer Partners, dan SPH Ventures.

Chope merupakan sistem reservasi restoran yang paling sering digunakan di Asia. Lebih dari 3.000 klien dari industri makanan & minuman (F&B) di Singapura, Hong Kong, Tiongkok daratan, Indonesia,dan Thailand menggunakan teknologi Chope untuk mengelola pemesanan, antrean, manajemen hubungan pelanggan (CRM), promosi, dan pembayaran yang dilakukan dimuka (pre-payments). Chope merupakan pelopor dalam pengembangan aplikasi yang mudah digunakan untuk F&B. Enam tahun sejak didirikan di sebuah kantor mungil di Orchard Towers yang terkenal di Singapura, Chope telah berkembang menjadi pemimpin pasar industri teknologi layanan reservasi tempat makan bersifat online-ke-offline (online-to-offline/O2O) yang amat dibutuhkan masyarakat.

Tushar Roy, mitra di lembaga modal ventura internasional Square Peg Capital, berkata, "Kami terkesan dengan keberhasilan Chope menjadi nomor satu dalam pasar hidangan yang paling menarik dan terus berkembang di Asia, khususnya di segmen hidangan premium. Chope menawarkan layanan istimewa baik bagi restoran maupun pengunjung, dan kami gembira dapat menyumbangkan keahlian dan modal untuk membantu mengembangkan bisnis."

Layanan tersebut terbukti mampu memecahkan masalah yang dialami pengunjung restoran. Sebanyak 80% dari penggunanya adalah pelanggan loyal yang biasa menggunakan aplikasi Chope untuk menemukan tempat makan yang baru, memesan tempat, diskon dan pembayaran kapan pun mereka makan di luar. Aplikasi tersebut mampu menyediakan informasi secara real-time, lebih cepat dan lebih akurat karena restoran mengandalkan sistem manajemen dari Chope untuk memantau ketersediaan meja. Meski didirikan di Singapura, 60% lebih restoran yang terdaftar di layanan Chope kini tersedia di berbagai kota lain, dengan pertumbuhan terpesat di Shanghai, Hong Kong, dan Indonesia. Perusahaan tengah mengembangkan layanan untuk memecahkan persoalan O2O secara cepat di seluruh Asia.

Arrif Ziaudeen, CEO, Chope, mengatakan, "Chope menantikan tahap pertumbuhan selanjutnya dengan modal baru dan kemitraan yang strategis ini. Dengan berbagai sumber daya ini, kami siap berinvestasi secara signifikan dalam hal USP (unique selling position) untuk pengalaman pengguna dan layanan pelanggan, sembari memperdalam riset pasar di seluruh Asia."

Perusahaan berencana menggunakan dana pengembangan tersebut untuk membangun produk yang lebih baik, merekrut lebih banyak tenaga penjualan, dan meningkatkan dukungan bagi pelanggan. Chope juga akan banyak berinvestasi pada inovasi lebih lanjut demi mempertahankan statusnya sebagai pelopor terdepan di industri F&B yang cepat berubah. Perusahaan gembira dapat menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi restoran di kawasan dan para pengunjung.

Tentang The Chope Group

The Chope Group merupakan aplikasi reservasi restoran terdepan di Asia, saat ini beroperasi di delapan kota (Singapura, Hong Kong, Beijing, Bangkok, Shanghai, Bali, Phuket, Jakarta). Dengan serangkaian produk yang memenuhi kebutuhan pengunjung restoran, Chope menyediakan kanal pemesanan tempat secara online, meningkatkan hasil, dan membantu memantau preferensi pelanggan. Aplikasi seluler (www.chope.co/app) dan laman situs (www.chope.co) membantu pengunjung menemukan restoran terbaik dan membuat reservasi secara instan 24 jam sehari. Untuk pertanyaan media, mohon menghubungi press@chope.co.

Tautan terkait:

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami