omniture
PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Huawei Bantu COFCO Coca-Cola dalam Membangun Cloud Platform

2017-10-25 23:44

SHENZHEN, Tiongkok, 25 Oktober 2017 /PRNewswire/ -- Anda mungkin tidak sadar jika berada di Tiongkok dan meminum Coca-Cola, Sprite, Fanta atau minuman apa pun yang diproduksi COFCO Coca-Cola Beverages Ltd., sebuah usaha patungan antara China National Cereals, Oils and Foodstuffs Corporation (COFCO) dan Coca-Cola, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dari Huawei berada di balik produksi, penjualan dan distribusi mereka.

Infrastruktur Jaringan yang Terkonsolidasi Sangat Dibutuhkan

Pada 2000, COFCO dan Coca-Cola, kedua perusahaan yang terdaftar dalam peringkat Fortune Global 500, mendirikan COFCO Coca-Cola Beverage Co., Ltd. (COFCO Coca-Cola). COFCO memegang 65% saham perusahaan, sementara Coca-Cola memiliki 35%. COFCO Coca-Cola adalah satu-satunya kelompok usaha distribusi minuman (bottling) Coca-Cola yang dikendalikan oleh perusahaan yang didanai warga Tiongkok di negara tersebut. Sebagai salah satu perusahaan distribusi minuman yang berkembang paling pesat, COFCO Coca-Cola termasuk dalam jajaran 10 besar perusahaan distribusi minuman Coca-Cola di dunia. Saat ini, minuman buatan COFCO Coca-Cola tersedia di 81% wilayah Tiongkok dan bagi 51% penduduk Tiongkok.

Sistem bisnis COFCO Coca-Cola terdiri atas tiga bagian:

Sistem front-end application, termasuk data penjualan, logistik, Office Automation (OA) dan sistem manajemen komunikasi eksternal: Sejumlah sistem ini mendukung penjualan minuman harian, kunjungan ke gerai ritel, dispatch dan urusan lain. Setelah pelanggan memesan barang, supir yang melakukan pengiriman memakai sistem aplikasi gudang penyimpanan agar bisa dengan mudah memprioritaskan pesanan dan menempuh rute pengiriman yang paling sesuai. Dengan built-in mapping dan fitur navigasi yang terdapat pada sistem itu, minuman bisa diantar dengan cepat dan akurat kepada para distributor dan gerai ritel.

Enterprise Resource Planning (ERP): COFCO Coca-Cola memakai SAP ERP Central Component (ECC). Sejumlah komponen inti SAP ECC meliputi manajemen keuangan, manajemen penjualan, perencanaan produksi, manajemen bahan baku, pemeliharaan pabrik, manajemen sumber daya manusia dan Customer Relationship Management (CRM). Dengan sistem front-end application, CRM mendukung serangkaian aktivitas seperti pemesanan barang dan penetapan harga, mitra dan manajemen pelayanan.

Portals, sistem pelaporan dan data gudang penyimpanan: Meski sistem bisnis COFCO Coca-Cola tergolong canggih, infrastruktur jaringan yang ada masih berjalan sendiri-sendiri. Ada beberapa sistem bisnis inti yang digunakan secara terpisah. Seiring terus berkembangnya bidang dan skala usaha, ternyata arsitektur jaringan yang ada itu ternyata tidak cukup baik. COFCO Coca-Cola menghadapi aspek Operasional dan Pemeliharaan yang rumit dan sulit diperbarui serta ditingkatkan skalanya. Hal ini menghambat kehadiran layanan baru demi memenuhi kebutuhan yang cepat berubah. COFCO Coca-Cola sangat perlu mengonsolidasikan infrastruktur jaringannya.  

"Infrastruktur jaringan sebelumnya tak mampu mendukung strategi transformasi TIK kami," ujar Li Zhihong dari Information Management Department COFCO Coca-Cola. "Setelah sekitar satu tahun melakukan kajian, kami ingin membangun cloud platform dan menggunakan infrastruktur cloud untuk mendukung berbagai sistem bisnis inti kami seperti ERP dan CRM."

Membangun Cloud Platform dengan Hyper-Converged Architecture 

Sebelumnya, COFCO Coca-Cola menggunakan sejumlah komputer menengah. Saat ini, perangkat berbasis x86 telah meningkatkan kinerja CPU mereka, dan perangkat terbaru, seperti buatan Huawei, sangat terintegrasi: memiliki unit komputasi, unit penyimpanan, unit jaringan dan peranti lunak virtualisasi.

Setelah menyadari berbagai faktor seperti kinerja CPU, level integrasi, efektivitas biaya dan aspek Imbal Hasil atas Investasi (ROI) dari berbagai perangkat tersebut, COFCO Coca-Cola akhirnya memilih FusionCube dari Huawei yang menjadi solusi penyatuan perangkat. Selain itu, COFCO Coca-Cola memilih server  FusionServer buatan Huawei, sistem penyimpanan data OceanStor 5500 V3 serta sistem operasional cloud FusionSphere.

"Banyak peneliti pasar menilai kiprah Huawei dalam meningkatkan pangsa pasar untuk sektor perangkat, penyimpanan data dan server. Li bilang, "Saya sangat setuju jika dikatakan bahwa Huawei memiliki kemampuan dalam bidang-bidang tersebut."

FusionCube buatan Huawei merupakan hyper-converged infrastructure yang menyediakan elastic cloud platform. Dengan FusionCube dari Huawei, COFCO Coca-Cola dapat mendirikan sebuah resources pooling platform yang terpadu agar memenuhi kebutuhan berbagai sistem bisnis, termasuk CRM, OA, enterprise mail dan sistem bisnis inti lainnya. Lebih lagi, sumber daya TI terpasang secara efisien dan elastis.

FusionCube memakai arsitektur inovatif yang menyatukan komputasi, penyimpanan data dan networking. Perangkat tersebut melakukan praintegrasi terhadap platform komputasi berkinerja tinggi, switching network berkecepatan tinggi, sistem penyimpanan paralel yang terdistribusi dan peranti lunak virtualization cloud. Sebagai hasilnya, perangkat itu menerapkan penggunaan, ekspansi dan migrasi layanan TI yang elastis. FusionCube berperan penting dalam mewujudkan pusat data dengan efektivitas biaya terbaik.

Sistem penyimpanan data OceanStor 5500 V3 dari Huawei mendukung integrasi berbagai alat pengendali dan active-active storage area network serta network-attached storage nodes. Berbagai fungsi yang menyatu ini membuat upaya COFCO Coca-Cola dalam mewujudkan sistem penyimpanan data yang berkinerja tinggi, memiliki latensi yang rendah dan elastisitas yang lebih baik, menjadi kenyataan.

FusionSphere buatan Huawei tergolong sistem operasi cloud yang berbasis OpenStack, dirancang untuk pelanggan dari berbagai jenis industri. Perangkat tersebut menawarkan virtualisasi terbaik dan resource pool management, berbagai komponen dan perangkat rich cloud infrastructure serta Application Programming Interfaces (APIs) yang terbuka. FusionSphere membantu COFCO Coca-Cola dalam mengonsolidasikan berbagai sumber daya fisik dan virtual secara horizontal pada pusat data dan mengoptimasi platform bisnis secara vertikal.

Kegiatan Bisnis yang Stabil, Efisien

Para pelaku industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) perlu bersikap responsif terhadap ekspansi bisnis yang bergerak cepat. Sebagai pemain FMCG yang terkemuka, COFCO Coca-Cola mengharuskan sejumlah sistem bisnis dan kantornya bisa berfungsi dengan cepat, berjalan efisien serta memiliki price-performance ratio yang tinggi. Selain itu, sejumlah sistem itu harus stabil, memenuhi ketentuan stabilitas sistem yang ketat dalam industri manufaktur.

FusionCube dari Huawei bercirikan hyper-converged infrastructure dan memiliki integrasi tingkat tinggi sehingga menghasilkan berbagai manfaat terbaik bagi COFCO Coca-Cola. Contohnya, FusionCube:

Memperpendek penerapan layanan lebih dari 60%, memastikan kehadiran layanan terbaru dengan cepat

Menghemat ruang penyimpanan perangkat lebih dari 70%

Mengurangi biaya pengelolaan pusat data sebesar 30%

Mendukung peningkatan kinerja layanan utama hampir 10 kali lipat, dengan mengoptimasi database read/write operations (read/write time berkurang dari 4.5 ms menjadi 0,42 ms). FusionServer dari Huawei membantu COFCO Coca-Cola mengurangi server response time  dari 900 ms menjadi 600 ms, serta mengurangi ERP response time dari 4.100 ms menjadi 1.700 ms. FusionSphere buatan Huawei tak hanya memenuhi kebutuhan virtualisasi COFCO Coca-Cola, namun juga membuat instalasi dan penggunaan cloud computing menjadi lebih nyaman.

Sejak menggunakan dan memfungsikan sejumlah produk TIK Huawei, COFCO Coca-Cola telah melaporkan tingkat keandalan sistem bisnis inti sebesar 99,9% lebih, dengan downtime tahunan yang kurang dari 8 jam. Kinerja yang luar biasa ini memenuhi kebutuhan stabilitas sistem bisnis inti COFCO Coca-Cola dan mendukung kegiatan bisnis yang efisien.

Membangun cloud platform hanya berfungsi sebagai langkah awal dalam transformasi digital COFCO Coca-Cola. Perusahaan memiliki rencana tambahan dalam transformasi digitalnya. Ambil contoh, perusahaan berencana mengintegrasikan peralatan lini produksi dengan sistem bisnis utama lewat sensor dan teknologi Internet of Things (IoT). Perusahaan juga ingin memanfaatkan Big Data demi mewujudkan kegiatan pemeliharaan yang lebih mudah diperkirakan dan meningkatkan prediksi kegiatan produksi dan penjualan.

"Huawei telah menghadirkan serangkaian solusi infrastruktur TIK, seperti FusionCube, yang menjawab kebutuhan pengembangan bisnis kami dan sejalan dengan strategi transformasi TIK," kata Li. "Kami menyambut baik kesempatan kerja sama yang lebih lanjut dengan Huawei." 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kiprah Huawei membantu berbagai perusahaan dalam transformasi digital, mohon mengunjungi http://e.huawei.com/topic/leading-new-ict-en/index.html?utm_campaign=lni17-minisiteen&utm_medium=hwdc&utm_source=ebghome-en&source=eebghq175155l

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami