omniture
PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Victoria Dockside Jadi Tolok Ukur dengan Konsep Perkantoran dan Harga Sewa yang Memecahkan Rekor

2018-05-14 07:29
-Adrian Cheng Membuat Serangkaian Kegembiraan Tahap Pertama di Kawasan Seni dan Desain Seluas 3 Juta Kaki Persegi

HONG KONG, 14 Mei 2018 /PRNewswire/ -- Setelah peluncuran perdana pada April 2018, Victoria Dockside, kawasan seni dan desain mendunia yang ambisus, terbentang seluas 3 juta kaki persegi dan bernilai HK$20 miliar (US$2,6 miliar) di tepi laut Hong Kong yang ikonis, mencetak rekor baru untuk tingkat sewa kantor di Tsim Sha Tsui, Hong Kong. Dua penyewa baru di K11 Atelier, terletak di dalam Victoria Dockside, menempati ruang perkantoran seluas lebih dari 10.000 kaki persegi, dengan harga sewa yang memecahkan rekor yakni $120/kaki per segi, atau yang termahal di Tsim Sha Tsui dan seluruh Kowloon.

Indonesian caption: Victoria Dockside akan sepenuhnya dibuka pada 2019
Indonesian caption: Victoria Dockside akan sepenuhnya dibuka pada 2019

Dibangun oleh Pendiri K11 dan Executive Vice-Chairman & General Manager, New World Development, Adrian Cheng, Victoria Dockside menjadi salah satu proyek peremajaan terbesar dalam sejarah Hong Kong, dan menjadi tolok ukur baru dalam bidang perkantoran, tempat kebudayaan serta seni dan desain. Proyek itu ingin dipersembahkan bagi generasi angkatan kerja yang baru, kaum millennials global serta talenta kreatif. Ketika sepenuhnya dibuka pada 2019, Victoria Dorkside siap menjadi tujuan kebudayaan global yang baru, menjadikan Hong Kong sebagai acuan kebudayaan terkini.  

Adrian Cheng, Pendiri K11 dan Executive Vice-Chairman & General Manager, New World Development, mengumumkan peluncuran tahap pertama Victoria Dorkside pada 26 April 2018, turut dihadiri oleh 1.000 lebih influencers setempat dan internasional serta para tamu dari sektor seni, media kreatif dan gaya hidup dalam pesta bertemakan Make Waves, di K11 Atelier, gedung kantor pertama di bawah naungan merek K11. Lokasi K11 Atelier berada di dekat Victoria Dockside, dan menjadi tempat bekerja pertama yang memadukan seni, manusia dan alam dalam sebuah gedung termutakhir. Perkantoran tersebut juga merumuskan kembali ruang bekerja dengan konsep Vertical Creative City, menginspirasi lingkungan kerja dengan inspirasi bagi generasi angkatan kerja yang baru.

Tema "Make Waves" menunjukkan terobosan yang diusung Victoria Dockside. Dalam acara peluncuran itu, para tamu terpukau dengan pameran "Make Waves" yang memaparkan evolusi distrik tersebut dari 1845 hingga sekarang.

Meremajakan Pesisir Tsim Sha Tsui yang Ikonis

Ketika masih dikenal sebagai Holt's Wharf pada awal abad ke-20, lokasi tersebut telah berperan penting dalam kiprah Hong Kong sebagai pelabuhan tersibuk di dunia, membuat reputasi Hong Kong sebagai Pintu Gerbang Dunia Timur. Setelah New World Centre dibuka pada 1978, wilayah ini menjadi kediaman berbagai merek internasional dan menjadi lokasi "kegiatan penting" yang paling inovatif dalam sejarah Hong Kong. Empat puluh tahun kemudian, Victoria Dockside terwujud dari perusahaan yang bergerak dalam bidang kebudayaan New World Development, dan siap memicu serangkaian terobosan terbaru dalam desain, seni, kebudayaan dan pelestarian lingkungan. Victoria Dockside akan kembali membuat terobosan, mendobrak tradisi demi mewujudkan paradigma dunia yang baru.

Cheng, aktor di balik Victoria Dockside yang bernilai US$2,6 miliar, bilang, "Kami bervisi membuat serangkaian terobosan di tujuan kelas dunia ini, dengan menghadirkan kanvas kosong bagi para seniman, desainer dan pelaku bisnis agar mereka dapat memaksimalkan kreativitas dan menciptakan kawasan baru yang paling menggembirakan pada masa depan.  

"Kami bertekad mendirikan acuan baru melalui Victoria Dockside untuk Hong Kong. Kawasan tersebut akan menawarkan serangkaian pengalaman dengan pemandangan yang paling menakjubkan di dunia. Kawasan baru ini akan menyajikan tempat bagi para pengunjung lokal dan internasional supaya mereka bisa sejenak meninggalkan segala kesibukan harian. Lokasi ini akan kembali menjadi tempat penting di Hong Kong, mengusung sejumlah terobosan dan panggung baru bagi kota ini."

#MakeWaves dalam Desain

Dirancang selama 10 tahun, rencana induk Victoria Dockside dipimpin oleh Cheng dan dirumuskan oleh sejumlah firma arsitektur kenamaan, serta lebih dari 100 desainer dan konsultan dari penjuru dunia, termasuk nama-nama tenar seperti Kohn Pedersen Fox (KPF) dan Arsitek Lanskap James Corner Field Operations (JCFO). Di K11 Atelier, interior dari menara kantor multiguna dirancang oleh studio Desain asal Jepang Simplicity, dikenal luas akan karyanya menciptakan perhotelan minimalis dan berorientasi pada manusia.

#MakeWaves dalam Seni dan Budaya

Fasilitas di sekitar Victoria Dockside meliputi ruang terbuka hijau yang baru saja diresmikan, Salisbury Garden dan Avenue of Stars, wilayah pejalan kaki tersebut akan dibuka kembali pada Februari 2019. Ruang-ruang publik ini, keduanya dirancang oleh desainer New York Highline, James Corner dan sejumlah desainer Hong Kong seperti LAAB, One Bite Design Studio, Urbis Limited serta Ronald Lu & Partners, tercipta dengan kanvas kosong yang menyambut instalasi seni, kegiatan pertunjukan dan konser di lapangan terbuka serta berbagai acara kebudayaan lainnya, seperti menonton film. Ruang-ruang ini juga menawarkan pemandangan permainan kembang api di Victoria Harbour.

#MakeWaves di Ruang Bekerja

Aspek utama dalam rangkaian pertama Victoria Dockside adalah K11 Atelier, gedung perkantoran Kelas A yang perdana dengan merek K11, dengan sejumlah program kegiatan kebudayaan yang diadakan sendiri untuk menghubungkan generasi angkatan kerja yang terbaru. Sebelum pengumuman hari ini, K11 Atelier telah mengungguli ICC sebagai perkantoran paling mahal. Dengan rekor tarif sewa kantor terbaru senilai HK$120/kaki per segi, K11 Atelier mengalahkan para pesaingnya dalam CBD Central pada umumnya. Sementara, program kegiatan kebudayaan dan desain istimewa membedakannya dari sejumlah gedung perkantoran Kelas A lainnya di Hong Kong. Lobi utama K11 Atelier sebagai Ruang Komunitas dengan gerai minum kopi dan area bersantai, dikelilingi oleh ruang terbuka hijau dan hutan alami. Lobi itu menawarkan suasana yang menakjubkan bagi sejumlah sosok kreatif untuk berinteraksi, bekerja sama dan saling memberikan inspirasi. Para penyewa K11 Atelier juga akan ditawarkan akses 'K11 Atelier Academy', serangkaian program yang meliputi kebugaran jasmani dan fisik, hingga produktivitas, kesuksesan, kebudayaan, kreativitas dan kegiatan membangun tim.

#MakeWaves dalam Pelestarian Lingkungan 

Mengacu pada Tujuan-Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Cheng memprakarsai "New World Sustainability Vision 2030" dan mengarahkan Grup agar melakukan kurasi layanan bisnis yang mencerminkan sejumlah aspek dan manfaat dari prinsip-prinsip "Green", "Wellness", "Smart" dan "Caring" dalam setiap proyek. Visi ini sepenuhnya diwujudkan dalam Victoria Dockside.

K11 Atelier memiliki dua sertifikat terkemuka untuk gedung yang ramah lingkungan, serta intensitas penggunaan energi di gedung tersebut 1,5 kali lebih rendah dari gedung-gedung perkantoran di Hong Kong pada umumnya. Fasad K11 Atelier berpadu dengan salah satu sistem photovoltaic energi surya terbesar di Hong Kong, menghasilkan daya listrik yang cukup untuk menjalankan 220 mesin pembuat minuman kopi.

Seluruh distrik tersebut akan sepenuhnya dibuka pada 2019, dengan serangkaian pengumuman baru pada Juni 2018. Victoria Dockside juga kelak menampilkan Rosewood Hotel dan Rosewood Residences yang sangat mewah. Distrik seni dan desain terbaru akan menyegarkan kawasan di tepi pelabuhan Victoria dan mewujudkan permukiman baru yang paling menarik baik bagi penduduk Hong Kong dan 60 juta pengunjung kota itu setiap tahun.

-HABIS-

Tentang New World Development Company Limited

Berdiri pada 1970, New World Development Company Limited ("Grup", kode saham Bursa Efek Hong Kong: 00017) terdaftar di Bursa Efek Hong Kong pada 1972 dan menjadi bagian dari Indeks Hang Seng Hong Kong. Sebuah merek premium yang berpadu dengan jati diri istimewa berupa The Artisanal Movement, New World Group memiliki lini bisnis utama dalam bidang pengembangan properti, infrastruktur dan layanan terkait, ritel, perhotelan dan serviced apartment. Per 31 Desember 2017, Grup memiliki total aset yang bernilai HK$468,1 miliar. Grup juga secara efektif memiliki 61% saham NWS Holdings Limited (kode saham Bursa Efek Hong Kong: 00659), sekitar 75% saham New World Department Store China Limited (kode saham Bursa Efek Hong Kong stock: 00825) serta sepenuhnya memiliki New World China Land Limited.

Victoria Dockside 
Situs Resmi: www.victoriadockside.com

K11 Atelier
Situs Resmi: https://www.k11atelier.com/ 

Untuk memperoleh sejumlah foto beresolusi tinggi, mohon mengunduh lewat Tautan Dropbox.

MEDIA SOSIAL 
Ikuti kami di:

  • Adrian Cheng (@ac_kaf) pada Instagram
  • Victoria Dockside (@VictoriaDockside) pada Facebook dan Instagram
  • K11 Atelier (@K11Atelier) pada Facebook dan Instagram

Atau lewat tagar berikut:

  • #VictoriaDockside
  • #MakeWaves

Foto - https://photos.prnasia.com/prnh/20180510/2130130-1

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami