omniture
from common-pcom:html:key:id_segment_includes_overall_segment_header_shtml
PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Kepuasan Terhadap Teknologi SDM Memasuki Wilayah Asia Pasifik, Berdasarkan Survei oleh Alight Solutions

2019-01-28 16:03

JAKARTA, Indonesia, 28 Januari, 2019 /PRNewswire/ --

  • 60 persen firma tidak puas dengan teknologi SDM mereka: merencanakan investasi baru dalam teknologi SDM dalam 12-24 bulan kedepan
  • Pada 2020, lebih dari 60% mengharapkan proses SDM mereka menjadi mobile-first sepenuhnya
  • Lebih dari setengah program pembelajaran akan berbasis video untuk sebagian besar organisasi

Terlepas dari meningkatnya peran teknologi dalam fungsi SDM, sebuah studi baru dari Alight Solutions, pemimpin dalam solusi teknologi kesehatan, kesejahteraan dan manajemen SDM, menemukan bahwa banyak perusahaan di Asia Pasifik (APAC) kebanyakan tidak puas dengan platform teknologi SDM mereka. Lebih dari setengah (55%) perusahaan tidak puas dengan platform teknologi SDM yang mereka gunakan saat ini, naik hingga 10 poin persentase dari 2016. Sehingga, hampir 60% perusahaan secara aktif berencana serta mengevaluasi investasi teknologi baru dalam 12 hingga 24 bulan kedepan.

Laporan Alight, Studi Kondisi Transformasi SDM 2018-19, menilai lebih dari 670 perusahaan DALAM BERAGAM SEKTOR diseluruh wilayah Asia Pasifik, mewakili 6,1 juta karyawan dan pendapatan senilai 7 trilyun dolar AS, untuk menentukan pendekatan mereka dalam mengidentifikasi dan mengimplementasi solusi SDM yang berdampak tinggi namun mudah. Dalam STUDI KEDUA-nya, DAN YANG TERBESAR DARI JENISNYA, Alight menyingkap lima pandangan KUNCI TAMBAHAN:

  • Teknologi dan layanan SDM merupakan inti dari kesuksesan masa depan perusahaan. Model organisasi (SDM) yang matang, menjadikan sebuah perusahaan lebih percaya diri akan kesiapan masa depan mereka hampir lima kali dibanding perusahaan lainnya, dan lebih mampu menjalankan fungsi SDM dua kali lebih produktif. Lebih jauh, perusahaan rata-rata memiliki rasio staf 1:92 setara dengan SDM purnawaktu, dibandingkan dengan lainnya yang hanya 1:52.
  • Kesenjangan kapasitas dan kurangnya kolaborasi membatasi divisi SDM dalam mengurangi beban kerjanya. Bahkan, tiga dari setiap empat perusahaan berencana meningkatkan pengeluaran dalam pengembangan kapasitas SDM mereka.
  • Lebih dari 60% perusahaan APAC telah memiliki model penyampaian layanan  SDM yang terdefinisikan dengan baik, menandakan kematangan organisasi.
  • Otomatisasi dan AI diharapkan terlihat penerapan yang kuat dalam 18-24 bulan mendatang. Sebagian besar responden (80%) telah menilai kasus penggunaan AI dan otomatisasi, serta membangun skala investasi untuk masa depan.
  • Analitik kini muncul sebagai pengubah permainan dalam meningkatkan performa, kapasitas, produktivitas dan retensi karyawan. Dua dari tiga responden berencana mengimplementasikan lebih pada analisa penguatan karyawan dalam 12-24 bulan mendatang.

"Di era peningkatan teknologi cloud yang tanpa henti, kebergantungan APAC pada strategi platform SDM 'berkembang terbaik' telah berakhir. Konsolidasi platform dan layanan omni-channel akan menjadi pembeda terbesar dalam mendorong SDM pada sebuah dunia digital," ungkap Vikrant Khanna, Asia leader for HR transformation and change di Alight Solutions, yang sekaligus merupakan salah satu tim penulis dari studi ini.

Studi ini mengidentifikasi lebih jauh tren sebagai berikut yang akan muncul diantara banyak perusahaan APAC pada 2020:

  • 67% perusahaan akan memiliki separuh dari program pembelajarannya dalam bentuk video, dengan konten ukuran kecil, ketersediaan berdasarkan permintaan dan pembelajaran prediktif berdasarkan peran.
  • 61% perusahaan akan mendapat banyak umpan balik karyawan (80%) dalam waktu yang real-time.
  • Setengah dari banyak perusahaan akan memiliki separuh dari proses manajemen performa mereka tersedia dengan AI.
  • 63% perusahaan mengungkap bahwa semua proses SDM mereka akan menjadi mobile-first.
  • Hampir sebagian perusahaan berharap untuk memiliki kontrak SDM mereka dengan fitur suara (80%) dan hampir separuh perusahaan (47%) berharap memiliki sebagian proses mereka pada teknologi yang dapat digunakan.
  • Lebih dari sebagian perusahaan berharap memiliki (80%) keputusan karyawan mereka didukung oleh analitik.

"Fungsi SDM dibanyak perusahaan APAC berada dalam sebuah perjalanan untuk mengurangi alokasi waktu terhadap banyak kontrak dan administrasi guna memberikan pengalaman karyawan yang unggul dan mendorong kemitraan bisnis yang membawa transformasi organisasi," papar Shaswat Kumar, Asia leader for HCM Solutions – Alight Solutions, yang sekaligus juga salah satu tim penulis studi ini. "Banyak firma di APAC menyadari bahwa fungsi SDM yang berdaya merupakan kunci pada transformasi tersebut, dan hampir 75% berencana meningkatkan pengeluaran dalam pengembangan kapasitas SDM terutama seputar analitik, kecerdasan digital dan fasilitasi perubahan," tambahnya.

Untuk informasi lebih terkait studi Kondisi Transformasi SDM dari Alight, silahkan kunjungi https://hrtransformation.alight.com

Tentang Alight Solutions 

Sebagai sebuah penyedia layanan solusi SDM terdepan, kami membantu banyak klien dan karyawan mereka dalam menjalankan kompleksitas manajemen kesehatan, kesejahteraan serta SDM. Kami memadukan teknologi data dengan layanan yang terpersonalisasi guna memberikan pengalaman konsumen yang unggul. Kolega-kolega berdedikasi kami di 19 kantor di dunia membantu 22 juta karyawan dan 18 juta anggota keluarga mereka menyederhanakan pekerjaan dan kehidupan dimasa kini dan masa depan. Di Alight, kami  membayangkan kembali bagaimana karyawan dan organisasi berkembang.

Sumber: Alight Solutions

from common-pcom:html:key:id_segment_includes_releases_right_column_video_module_shtml

Berita Video Terpilih

from common-pcom:html:key:id_segment_includes_overall_segment_footer_shtml
Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami