omniture
from common-pcom:html:key:id_segment_includes_overall_segment_header_shtml
PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Fasilitas IBS Forest City yang dikembangkan Country Garden raih penghargaan sebagai sarana konstruksi prefabrikasi terbesar yang sepenuhnya otomatis di Malaysia

2019-05-02 03:45

JOHOR BAHRU, Malaysia, 2 Mei 2019 /PRNewswire/ -- Forest City yang dikembangkan Country Garden (HK.02007) kembali meraih penghargaan di Malaysia pada 25 April 2019. Instalasi Industrialised Building System (IBS) Forest City tercatat di Museum Rekor Malaysia (Malaysia Book of Records) sebagai fasilitas konstruksi prefabrikasi terbesar yang sepenuhnya otomatis di Malaysia.

Sesi foto bersama, Edwin Yeoh, salah satu juri dari Museum Rekor Malaysia (kiri), Baru Bian, Menteri Pekerjaan Umum, Malaysia (tengah) dan Wang Anhui, Executive General Manager, Forest City, dalam acara penyerahan penghargaan
Sesi foto bersama, Edwin Yeoh, salah satu juri dari Museum Rekor Malaysia (kiri), Baru Bian, Menteri Pekerjaan Umum, Malaysia (tengah) dan Wang Anhui, Executive General Manager, Forest City, dalam acara penyerahan penghargaan

Menteri Pekerjaan Umum Malaysia Baru Bian menghadiri acara penyerahan penghargaan dan, didampingi salah satu juri, memberikan sertifikat penghargaan kepada Forest City. Setelah menerima sertifikat dari Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad atas sumbangsihnya terhadap perekonomian lokal, serta penghargaan Best Sustainable Green Development IBS dari Menteri Perumahan dan Pemerintah Lokal YB Zuraida Kamarudd, Forest City kembali memperoleh pengakuan dari pemerintah federal hanya dalam tempo dua bulan.

Bian berkomentar di acara tersebut, "Saya terkesan dengan IBS Forest City. Saya mengucapkan selamat atas proyek luar biasa ini, menjadi kebanggaan negara, bersamaan dengan kiprahnya sebagai cerminan terbaik dari arah perkembangan industri. Kami mendukung berbagai upaya yang dijalankan Forest City."

Director of Strategy, Forest City, Ng Zhu Hann bilang, "Penghargaan ini merupakan dorongan bagi Forest City, sejalan dengan keberhasilan IBS dalam meraih penghargaan lain dari pemerintah federal. Dengan memahami tujuan kebijakan perumahan 2.0 yang ditetapkan pemerintah Malaysia serta inisiatif Kementerian Pekerjaan Umum tentang industrialisasi sektor konstruksi dan pengembangan teknologi building information modelling (BIM), kami akan terus berkontribusi terhadap transformasi industri Malaysia berdasarkan sejumlah konsep tersebut, menyediakan alih teknologi yang bersifat mutakhir, sambil meningkatkan rantai industri bagi sektor konstruksi lokal."

Pada Agustus 2017, proyek tahap I untuk fasilitas IBS, dibangun oleh Forest City, EBAWE asal Jerman dan IMER asal Italia, serta dianggap oleh banyak pemerhati industri sebagai fasilitas terkemuka di Asia, secara resmi beroperasi. Proyek tahap I mencapai luas 73.000 meter persegi, dengan kapasitas tahunan yang direncanakan sebesar 260.000 meter kubik beton, dianggap memadai untuk area konstruksi seluas 1 juta meter persegi, atau setara dengan sekitar 9.000 unit hunian pada gedung apartemen yang biasa ditemui. IBS menjadi pemimpin dalam hal kapasitas produksi untuk sebuah fasilitas tunggal di Asia. Sarana tersebut saat ini menyediakan 300 lapangan kerja, dan menawarkan pelatihan profesional bagi para pekerja ahli. Sejumlah teknologi yang diusungnya telah menerima pengakuan penting di seluruh sektor konstruksi.

Didukung sistem produksi yang berdasarkan standar konstruksi terbaik di dunia, berbagai komponen dengan mutu yang serupa bisa berkontribusi terhadap kelanjutan pembangunan dan pengembangan Forest City, mengurangi limbah apa pun yang muncul dalam proses penyelesaian proyek-proyek real estat, sembari melindungi lingkungan setempat. Sebagai proyek percontohan untuk gedung dengan perakitan modular (modular assembly), Forest City telah berhasil menuntaskan pembangunan lima gedung apartemen dengan sejumlah komponen yang dibuat fasilitas IBS. Kepala Komite Perumahan, Komunikasi dan Multimedia Negara Bagian Johor Dzulkefly Ahmad, menggelar inspeksi di dua gedung apartemen yang telah diselesaikan Forest City, serta Certificate of Completion and Compliance (CCC) dari pemerintah Malaysia pun diserahkan kepada pihak pengembang properti.

Selain memenuhi kebutuhan konstruksi Forest City, layanan fasilitas IBS akan ditawarkan kepada sejumlah proyek konstruksi lokal.

Foto - https://photos.prnasia.com/prnh/20190429/2448167-1

from common-pcom:html:key:id_segment_includes_releases_right_column_video_module_shtml

Berita Video Terpilih

from common-pcom:html:key:id_segment_includes_overall_segment_footer_shtml
Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami