omniture
from common-pcom:html:key:id_segment_includes_overall_segment_header_shtml
PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring
en_US id_ID ja ko_KR ms_MY th_TH vi_VN

Shanghai Electric Mencapai Perkembangan Penting dalam Konstruksi Menara CSP dan "Parabolic Trough Plant" pada PLTS Mohammed bin Rashid Al Maktoum

2021-06-15 07:05

SHANGHAI, 15 Juni 2021 /PRNewswire/ -- Pada 9 Mei lalu, Shanghai Electric ("Shanghai Electric" atau "Perusahaan") (601727.SS and 02727.HK) telah melaksanakan uji coba hidrostatis dengan tangki garam cair yang pertama untuk Parabolic Trough Plant-II (PT2) sebagai bagian dari PLTS Mohammed bin Rashid Al Maktoum Tahap Empat. Hasil uji coba yang memuaskan ini akan menjadi landasan penting dalam operasionalisasi sistem garam cair pada tahap berikutnya. Setelah uji coba ini, jalur pipa garam cair dipasang di dalam menara Concentrated Solar Power (CSP). Instalasi jalur pipa tersebut juga menjadi pencapaian baru dalam tahap konstruksi.

Para pekerja lapangan merayakan tuntasnya uji coba hidrostatis dengan tangki garam cair untuk Parabolic Trough Plant-II (PT2) pada PLTS Mohammed bin Rashid Al Maktoum Tahap Empat
Para pekerja lapangan merayakan tuntasnya uji coba hidrostatis dengan tangki garam cair untuk Parabolic Trough Plant-II (PT2) pada PLTS Mohammed bin Rashid Al Maktoum Tahap Empat

PLTS Mohammed bin Rashid Al Maktoum Tahap Empat adalah proyek Concentrated Solar Power (CSP) pada lokasi tunggal yang terbesar di dunia. Proyek ini memakai sederet teknologi energi surya campuran (hybrid solar energy) terkemuka di dunia guna menghasilkan energi bersih sebanyak 950 MW, termasuk menara CSP 100 MW, tiga unit parabolic trough CSP plant 200 MW, dan fotovoltaik (PV) 250 MW.

Menara energi surya ini, setinggi 260 meter yang berada di tengah lokasi menara CSP, juga menjadi yang tertinggi di dunia. Setelah selesai dibangun, penyimpanan energi termal gabungan dari menara energi surya dan parabolic trough plant kelak tersedia selama 24/7. Setiap parabolic trough CSP plant memiliki kapasitas penyimpanan energi selama 13,5 jam, sementara, kapasitas penyimpanan energi pada menara energi surya mencapai hingga 15 jam.

Nitrat, medium penyimpanan panas untuk Parabolic Trough Plant-II, tersimpan dalam delapan tangki. Setiap tangki berdiameter 45 meter dan berkapasitas 25.000 kubik meter. Di sisi lain, lingkungan padang pasir menjadi tantangan besar dalam proses uji coba, sementara, keterbatasan tenaga kerja di tengah Ramadan pun menimbulkan ketidakpastian. Namun, uji coba ini akhirnya selesai secara tepat waktu berkat bantuan truk air yang mengangkut dan menyiramkan air ke tangki-tangki air sementara. Lewat tangki-tangki ini, air lalu dipompa ke dalam tangki garam cair.

"Saya mengapresiasi dedikasi dan kerja keras seluruh pekerja lapangan. Mereka telah memastikan uji coba berlangsung dengan baik dan tepat waktu, terlepas dari banyaknya kendala akibat keterbatasan tenaga kerja dan suhu yang sangat panas di wilayah setempat," kata Zhao Hui, Project Manager,Dubai CSP Project, Shanghai Electric Power Generation Engineering Co.

"Kinerja mereka yang luar biasa juga menjamin kelancaran instalasi jalur pipa di tengah menara CSP. Jalur pipa ini termasuk salah satu komponen inti dan terpenting dari struktur tersebut. Ruang menara sangat kecil, sebab panjang jalur pipa internal di tengah menara tercatat lebih dari 500 meter. Agar proyek berjalan tepat waktu, tim proyek membuat rencana instalasi yang cermat, dan mengatasi seluruh masalah yang tak terlihat tanpa menunda proyek," lanjutnya.

Sistem tangki garam cair menjadi jawaban atas tantangan penyimpanan energi termal. Penyimpanan energi termal oleh sistem garam cair mendukung produksi listrik ketika cuaca berawan, atau saat malam hari setelah matahari terbenam. Penyimpanan energi pun sangat efisien dan memiliki biaya investasi terjangkau per kilowatt-jam. Pada siang hari, garam cair mengalir ke alat penukar panas dari tangki dingin guna menyerap panas dari oli bersuhu tinggi. Garam cair panas ini lalu disimpan dalam tangki panas terinsulasi, serta kelak mengirim cairan tersebut sebagai sumber tenaga turbin uap pada malam hari atau ketika kondisi cuaca tidak kondusif. 

Pada 2018, Shanghai Electric terpilih sebagai kontraktor rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC) dalam PLTS Mohammed bin Rashid Al Maktoum Tahap Empat. Shanghai Electric menandatangani kontrak ini bersama DEWA (Dubai Electricity and Water Authority) dan ACWA Power untuk mengerjakan proyek CSP 700 MW dan PV 250 MW. Mendapat pembiayaan Silk Fund di Tiongkok dan ACWA, proyek ini menjadi andalan program Tiongkok Belt and Road Initiative. Proyek ini juga menjadipencapaian besar Shanghai Electric dalam pembangunan infrastruktur energi terbarukan di Timur Tengah, dan transisi bisnis Shanghai Electric dari energi batubara menuju energi terbarukan.

Pada 2021, Shanghai Electric berada di posisi ke-17 dalam daftar "100 Kontraktor Internasional Terbesar" dan posisi kelima dalam kategori teknik pembangkit listrik, menurut evaluasi terbaru China International Contractors Association. Asosiasi ini juga memberikan peringkat "kontraktor internasional kelas A" untuk Shanghai Electric. 

Related stocks: HongKong:2727 OTC:SIELY Shanghai:601727

from common-pcom:html:key:id_segment_includes_overall_segment_footer_shtml
Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami