omniture
from common-pcom:html:key:id_segment_includes_overall_segment_header_shtml
PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring
en_US zh_TW zh_CN id_ID ja ko_KR ms_MY th_TH vi_VN

Peng Song dari Huawei: Model C.A.F Menjadi Kunci Membangun Daya Saing Jaringan dan Menggerakkan Pertumbuhan

2021-10-20 12:57

DUBAI, Uni Emirat Arab, 20 Oktober 2021 /PRNewswire/ -- Ajang 7th Ultra-Broadband Forum (UBBF 2021) dibuka hari ini di Dubai. Peng Song, President, Global Carrier Marketing & Solution Sales, Huawei, menyampaikan paparan berjudul "Extend Connectivity, Drive Growth". Dia memaparkan dan mengulas model C.A.F (Coverage Architecture Fusion) Huawei. Menurut Peng, "Banyak peluang terbuka luas untuk konektivitas. Kalangan operator harus membangun daya saing jaringan berdasarkan model CAF."

Peng Song menyampaikan paparan
Peng Song menyampaikan paparan

Tahun lalu telah diliputi tantangan dan peluang. Permintaan konektivitas juga mengalami perubahan besar, baik bagi pengguna rumahan dan perusahaan. Rumah telah menjadi pusat kegiatan belajar, bekerja, dan berbisnis. Perusahaan tidak lagi semata-mata mengutamakan bandwidth untuk konektivitas. Konektivitas perusahaan pun beralih dari teknologi komunikasi (communication technology/CT) menjadi teknologi operasional (operational technology/OT). Perluasan konektivitas dan konvergensi dengan teknologi cloud menjadi dua hal yang terkait dengan konektivitas. Kini, negara-negara di seluruh dunia tengah mempercepat digitalisasi, dan kegunaan konektivitas telah dirumuskan kembali. Bagaimana operator ikut mempercepat digitalisasi industri, memaksimalkan kegunaan konektivitas, dan mencapai pertumbuhan baru?

Menurut Peng, model C.A.F menjadi kunci penting—"C" untuk coverage (cakupan), "F" untuk fusion (fusi), dan "A" untuk architecture (arsitektur).

Coverage: Mengeksplorasi cara memperluas konektivitas bagi pengguna rumahan dan perusahaan demi memenuhi permintaan dan mencapai nilai bisnis baru. Permintaan konektivitas tengah berubah, baik untuk pengguna rumahan dan perusahaan. Ketika cakupan jaringan yang lebih luas telah tersedia, operator telekomunikasi harus memperluas konektivitas ke setiap ruang, setiap perangkat, dan setiap sistem produksi di perusahaan. Langkah ini akan menambah jumlah koneksi, meningkatkan frekuensi penggunaan layanan oleh pelanggan (user stickiness), dan, akhirnya mendatangkan berbagai peluang bisnis.

Dalam skenario penggunaan di rumah, Peng mengemukakan dua cara memperluas konektivitas. Pertama, memakai perencanaan jaringan serat optik Huawei dengan layanan lengkap, serta solusi-solusi unggulan Huawei AirPON dan Digital Quick ODN. Perencanaan dan sederet solusi ini mempercepat cakupan serat optik dan memperluas serat optik ke rumah. Cara kedua adalah dari FTTH (Fiber to the Home) ke FTTR (Fiber to the Room), memperluas serat optik ke ruangan untuk jaringan rumah. Langkah ini akan mewujudkan pengalaman penggunaan di luar imajinasi kita. Selain meningkatkan frekuensi penggunaan layanan oleh pelanggan, langkah ini bahkan menjadi dasar bagi rumah digital, dan mendukung pengembangan layanan canggih (smart service).

Dalam skenario penggunaan oleh perusahaan, Peng menekankan bahwa leased lines harus menyediakan skenario terdiferensiasi agar tetap kompetitif. Lebih penting lagi, konektivitas harus diperluas di internal perusahaan, dari CT ke OT. Lewat cara ini, banyak kendala yang dihadapi perusahaan bisa diatasi, seperti remote PLC control bagi kalangan produsen Besi & Baja. Langkah ini akan meningkatkan efisiensi produksi dan pengalaman pengguna.

Fusion: Mengeksplorasi cara konektivitas pada masa depan berkonvergensi dengan teknologi cloud dan mewujudkan digitalisasi. Digitalisasi merupakan peluang terbesar bagi industri TIK. Digitalisasi bukan lagi sebuah konsep, melainkan sebuah realitas. Tak ayal lagi, teknologi cloud menjadi komponen utama dalam digitalisasi, namun konektivitas juga berperan penting. Menurut Peng, "Fusion" menjadi aspek vital, sebab konektivitas harus berorientasi pada teknologi cloud dan membantu perusahaan bermigrasi ke teknologi cloud. Untuk itu, konektivitas dan teknologi cloud harus berkonvergensi. Kalangan operator pun berperan besar dalam proses tersebut.

Dalam paparannya, Peng menyebutkan dua tahap tentang fusi. Tahap pertama, konektivitas harus berorientasi pada teknologi cloud. Tiga kata kunci dalam tahap ini: "cepat", yakni menerapkan intelligent cloud terminal dari sisi perusahaan guna mencapai akses cloud yang cepat; "interkoneksi berbagai teknologi cloud" (multi-cloud interconnection), yakni mewujudkan SRv6 dalam backbone network guna menerapkan akses multi-cloud lewat satu koneksi tunggal; "deterministik", yakni menyediakan fitur network slicing agar jaringan tetap deterministik.

Tahap kedua, konektivitas harus berkonvergensi dengan cloud dan membangun sebuah ekosistem. Ini adalah tahap yang paling menantang sekaligus paling penting. Tahap ini membutuhkan atomisasi dan keterbukaan fitur-fitur jaringan yang menerapkan network selecting cloud dan cloud scheduling network.

Architecture: Mengeksplorasi karakteristik arsitektur jaringan yang dibutuhkan demi mencapai kesuksesan bisnis pada saat ini dan masa mendatang. Menurut Peng, demi memfasilitasi evolusi jaringan, moda spine-leaf diperlukan agar arsitektur jaringan lebih fleksibel. Sementara, sejumlah teknologi seperti PON dan OXC juga dibutuhkan agar layanan jaringan lebih ramah lingkungan. Autonomous Driving Network harus dilansir guna mengoptimalkan OPEX dalam konteks O&M. Langkah berkelanjutan Huawei dalam mengeksplorasi teknologi baru—seperti OXC, SRv6, dan ADN—telah memperkuat dasar arsitektur tersebut.

Peng menutup paparannya dengan mengutip peribahasa Arab: "Tindakan adalah buah, sedangkan, ucapan hanyalah daun. Meski kita menghadapi kondisi sulit, Huawei terus berinovasi dalam teknologi konektivitas. Kami akan terus berperan dan membantu klien mencapai kesuksesan bisnis, baik pada saat ini dan masa mendatang."

Tautan terkait:
from common-pcom:html:key:id_segment_includes_releases_right_column_video_module_shtml

Berita Video Terpilih

from common-pcom:html:key:id_segment_includes_overall_segment_footer_shtml
Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami