PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Mantan Chief Scientist RSA Lansir Laporan Resmi Mengenai Konektivitas Smart Contract, Director of Engineering Facebook & Penggagas LLVM Gabung Dewan Penasihat ChainLink

2017-09-11 20:00
Share with Twitter

Mengumumkan whitelist untuk memenuhi permintaan penjualan ChainLink

SAN FRANCISCO, 11 September 2017 /PRNewswire/ -- Ari Juels, akademisi terkemuka dalam bidang kriptografi sekaligus mantan Chief Scientist, RSA, menulis dan merilis laporan resmi bidang teknis (technical whitepaper) bersama tim SmartContract.com, penyedia blockchain middleware terdepan yang digunakan oleh penyedia layanan teknis terdepan seperti SWIFT, memudahkan smart contracts untuk terhubung dengan aman dengan sumber data eksternal dan metode pembayaran off-chain. Laporan yang telah melewati tahap peer-review akademis tersebut menawarkan gagasan baru mengenai bagaimana smart contracts dapat digunakan lebih dari sebagai mekanisme penjualan token, sekaligus memperkenalkan ChainLink, pendekatan baru untuk dengan aman menghubungkan smart contracts dengan data asli, semua jenis API dan pembayaran bank tradisional.

Sehubungan dengan itu, tim ChainLink Network merekrut Evan Cheng, Director of Engineering, Facebook, sebagai Penasihat Teknis aktif. Sebelumnya, Cheng mengembangkan infrastuktur LLVM, yang menjadi andalan perangkat Apple iOS dan Mac dalam menjalankan lower level machine code yang aman. Teknologi tersebut juga digunakan oleh berbagai perusahaan teknologi terdepan dunia, termasuk Google, Intel, AMD, Nvidia, serta pemimpin teknis lain yang bergantung pada kelangsungan sistem tamper-proof yang aman. Cheng meraih penghargaan ACM Software Systems Award yang bergengsi untuk keberhasilan LLVM dalam meraih pengakuan standar dunia sebagai penyedia low level machine code yang aman, membuat teknologi apapun mulai dari iPhones, pencarian Google hingga graphics cards dari Nvidia mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Sergey Nazarov, CEO, SmartContract.com sekaligus Founder, ChainLink, berkata: "Kami amat beruntung bisa bekerja sama dengan sosok yang visioner dalam bidang teknologi seperti Evan. Kontribusinya dalam bidang low level machine code membuat banyak layanan yang kita nikmati sekarang dapat berjalan dengan aman. Evan adalah pakar dengan keahlian yang berharga dalam bidang infrastruktur yang terdesentralisasi namun tetap sangat aman."

Laporan resmi (whitepaper) dari ChainLink merupakan hasil dari penelitian yang menyeluruh dan proses peer-review oleh profesor ilmu komputer yang terkemuka, pakar cybersecurity, serta pemimpin industri blockchain. Penelitian tersebut dipimpin oleh Ari Jules, mantan Chief Scientist, RSA, dan saat ini dikenal sebagai profesor Ilmu Komputer di Jacobs Institute, Cornell Tech, serta Co-Director, IC3, inisiatif para pengajar di Cornell University, Cornell Tech, UC Berkeley, UIUC, dan Technion. Jules telah banyak berkontribusi dalam bidang cybersecurity dan kajian sistem terdistribusi (distributed systems) melalui karyanya yang terkenal, Proof of Retrievability. Karya tersebut menjadi dasar dari pembangunan sistem terdesentralisasi seperti Filecoin, Storj dan lainnya. Laporan resmi tersebut kini dirilis untuk umum.

Sergey Nazarov berkata: "Kami gembira dapat bekerja sama dengan akademisi yang amat berbakat, seorang yang visioner dalam bidang teknologi, dan pribadi yang menyenangkan seperti Ari. Kontribusinya, baik bagi industri cybersecurity tradisional maupun infrastruktur blockchain yang sedang berkembang, sangat mendasar.

"Kami membangun ChainLink berdasarkan kajian terdepan di industri yang berfokus pada keamanan. Tujuannya adalah menemukan pendekatan yang secara teknis paling mungkin berhasil. Kami berharap pendekatan dengan model peer-reviewed, modular, dan open source seperti yang tercantum dalam laporan resmi ChainLink bakal memudahkan kami dalam menciptakan koneksi yang diperlukan serta aman, antara smart contracts dan sumber daya eksternal yang penting seperti data feeds, API, dan beragam sistem pembayaran."

Akibat tingginya permintaan dalam crowdsale token ChainLink, tim ChainLink telah dengan teliti menciptakan jalur sedemikian rupa sehingga token dapat diakses secara luas. Penjualan tersebut, yang dimulai pada 19 September 2017 pukul 15.00 UTC, akan mematuhi proses whitelisting dengan ketat sehingga komunitas blockchain yang lebih besar, dan mereka yang tertarik mendukung blockchain middleware yang terdesentralisasi sepenuhnya, dapat berpartisipasi.

Token LINK akan digunakan dalam ChainLink Network, memudahkan smart contracts dengan aman mengakses banyak sumber daya off-chain yang dibutuhkan untuk keperluan keuangan, asuransi, perdagangan, dan berbagai kesepakatan penting lainnya. Dengan token LINK, pengembang bisa membayar tiap ChainLink Node Operator untuk berbagai data unik, API, dan kemudahan pembayaran off-chain yang mereka sediakan. Hal ini membuat smart contracts dapat terkoneksi dengan aman, cepat, melalui jaringan yang terverifikasi ke sumber daya eksternal, API, sistem internal, dan infrastruktur bank yang sudah ada, seluruhnya dibutuhkan untuk menjadi fungsional di dunia nyata.

Sergey Nazarov berkata: "Seiring peluncuran crowdsale ChainLink yang semakin dekat, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para pendukung atas minat yang besar terhadap penjualan token LINK. Permintaan yang sangat besar dari komunitas untuk turut berpartisipasi, jauh melebihi perkiraan kami. Kami yakin, penjualan token LINK akan menciptakan dasar yang solid bagi ChainLink Network untuk menjadi metode pilihan dalam menghubungkan smart contracts ke berbagai data yang penting, API, dan pembayaran dari bank ke bank tradisional."

ChainLink Network memanfaatkan berbagai proyek open source. Dalam rangka balik memberi dan berkontribusi pada komunitas, ChainLink pun dikembangkan dengan metode open source.

Sergey Nazarov bilang: "ChainLink mengundang dan mendorong komunitas untuk meninjau karya kami, baik secara teoretis maupun teknis. Kami sangat berterima kasih kepada komunitas akademik, cybersecurity, dan blockchain untuk seluruh sumbangan tinjauan yang begitu teliti sekaligus bijaksana. Kami berharap dapat bekerja sama dengan berbagai komunitas ini dalam menciptakan blockchain middleware yang terdesentralisasi agar dapat digunakan segera oleh semua orang."

Laporan resmi (whitepaper) ChainLink dapat diakses di https://link.smartcontract.com/whitepaper.

Sergey Nazarov, CEO, SmartContract.com sekaligus Founder, ChainLink, dapat dihubungi untuk wawancara.

Tentang The ChainLink Network:

The ChainLink Network merupakan jaringan oracle pertama yang terdesentralisasi (The ChainLink Network), yang memudahkan smart contracts terhubung dengan aman, cepat, melalui koneksi yang dapat diaudit ke berbagai sumber daya eksternal, API, sistem internal, dan infrastruktur pembayaran bank yang sudah ada. The ChainLink Network dikembangkan dan dijalankan oleh SmartContract ChainLink, Ltd. dalam sebuah infrastruktur yang bersifat open source dan community-driven. SmartContract.com (Secure Asset Exchange, Inc.) menyediakan beragam layanan penjualan dan implementasi bagi perusahaan, serta dukungan teknis dan administratif untuk layanan yang bersifat open source serta community-driven yang sedang dikerjakan oleh SmartContract ChainLink, Ltd.

Kontak: Amy Longo, amy@wachsmanpr.com

 

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami