omniture
PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Sejumlah Organisasi Kesehatan Terkemuka Dunia Rilis Panduan Program Keluarga Berencana Edisi Ketiga yang Banyak Digunakan

2018-02-13 13:00

Buku Panduan Global Memuat Arahan Akurat dan Relevan Bagi Tenaga Kesehatan dalam Memberi Layanan Konsultasi untuk Klien

NEW DELHI, 13 Februari 2018 /PRNewswire/ -- Program keluarga berencana (KB) dianggap sebagai program pembangunan yang paling diandalkan, sekaligus intervensi penyelamat hidup jutaan wanita dan anak perempuan. Keberhasilan program KB di seluruh dunia terletak pada tenaga kesehatan yang terdidik dan terlatih. Demi mendukung program keluarga berencana di dunia, edisi terbaru dari Family Planning: A Global Handbook for Providersbiasa disebut Global Handbook, akan diluncurkan pada 15 Februari di New Delhi, India, dalam ajang 2018 Regional Consortium Meeting untuk Implementing Best Practices (IBP) Initiative.

Ditulis dengan bahasa sederhana dan diatur untuk dibaca dengan cepat, Global Handbook telah digunakan sebagai referensi standar dunia bagi metode KB dan berbagai topik terkait, sejak diluncurkan pertama kali pada 2006. Hingga kini, lebih dari 500.000 eksemplar telah diedarkan dalam 13 bahasa. Buku ini akan menjadi edisi ketiga yang diterbitkan bersama Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health dan World Health Organization (WHO), didukung United States Agency for International Development (USAID) dan Knowledge for Health (K4Health) Project miliknya. Global Handbook didukung oleh lebih dari 125 organisasi di seluruh dunia, banyak di antaranya yang merupakan anggota IBP Initiative.

"Buku Global Handbook menegaskan, semua perempuan, termasuk gadis remaja dan wanita muda, dapat memakai hampir semua metode kontrasepsi dengan aman," kata Dr. Ian Askew, Direktur, Departemen Riset dan Kesehatan Reproduksi, WHO. "Menyediakan metode kontrasepsi paling aman sebetulnya tidak rumit. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara yang tetap menghomati kehormatan dan kebebasan setiap klien."

Edisi terbaru buku ini berisi informasi mengenai berbagai metode kontrasepsi yang sudah ada dan yang baru, termasuk LNG-IUD dan implan, metode long-acting reversible; subcutaneous depot medroxyprogesterone acetate (DMPA-SC), yang bisa disuntikkan sendiri; dan cincin vagina yang bisa melepaskan hormon progesterone untuk ibu menyusui. Pembaruan lain termasuk:

  • Rekomendasi terbaru dari WHO, termasuk panduan tentang berbagai topik seperti kekerasan oleh pasangan, pembagian tugas, dan melayani klien difabel.
  • Bab baru mengenai bagaimana penyedia jasa program keluarga berencana harus menghargai, melindungi, dan memenuhi hak asasi manusia klien mereka.
  • Perangkat terbaru mengenai kapan harus menggunakan alat pencatat perkembangan kehamilan dari minggu ke minggu (pregnancy checklist) atau tes kehamilan, serta bagaimana memberi layanan konseling bagi perempuan yang ingin menggunakan metode kontrasepsi bertipe progestin-only injectables yang tinggi risiko HIV.

"Dengan segala informasi dalam Global Handbook dan sumber daya yang tepat, penyedia jasa dapat memastikan bahwa tujuan reproduksi, situasi kehidupan dan preferensi klien dapat mengatur keputusan keluarga berencana mereka," jelas Ellen Starbird, Direktur, Bidang Populasi dan Kesehatan Reproduksi, USAID.

Global Handbook edisi ketiga tersedia dalam bahasa Inggris dan segera diterjemahkan ke dalam bahasa Perancis dan Spanyol. Seluruh edisi cetak diedarkan dengan satu eksemplar gratis "Do You Know Your Family Planning Choices?", sebuah wall chart yang merangkum setiap jenis metode kontrasepsi. Penyedia jasa dapat menampilkannya untuk klien. Laman situs Global Handbook yang sudah dirancang ulang, www.fphandbook.org, juga diluncurkan hari ini.

Untuk mengunduh Global Handbook atau memesan edisi cetak, mohon kunjungi www.fphandbook.org

Tentang The Knowledge for Health (K4Health) Project 
K4Health berbagi perangkat dan pengetahuan terbaru yang akurat demi memperkuat upaya keluarga berencana dan kesehatan reproduksi di seluruh dunia. K4Health didukung oleh U.S. Agency for International Development's (USAID) Bidang Populasi dan Kesehatan Reproduksi, Biro Kesehatan Dunia, di bawah Perjanjian Kerja Sama #AID-OAA-A-13-00068 dengan Johns Hopkins University. Proyek tersebut dipimpin oleh Johns Hopkins Center for Communication Programs bekerja sama dengan FHI 360, IntraHealth International, dan Management Sciences for Health.

Kontak: Anne Kott (anne.kott@jhu.edu
The Knowledge for Health (K4Health) Project

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami