omniture
from common-pcom:html:key:id_segment_includes_overall_segment_header_shtml
PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring
en_US zh_TW zh_CN id_ID ja ko_KR ms_MY th_TH vi_VN

Warga Wenjiang menikmati lingkungan tempat tinggal yang lebih hijau

2021-12-20 08:43

CHENGDU, Tiongkok, 20 Desember 2021 /PRNewswire/ -- Demi menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih baik bagi warganya, pemerintah Wenjiang sangat mengutamakan pembangunan jalur hijau, meningkatkan sistem ekologi sungai, dan memperkuat perlindungan aset kebudayaan yang berpusat pada Kuil Konghucu.

The snow mountain view is among the charms of Wenjiang district of Chengdu, capital of Southwest China’s Sichuan province. [Photo by Zhang Zhiqiang]
The snow mountain view is among the charms of Wenjiang district of Chengdu, capital of Southwest China’s Sichuan province. [Photo by Zhang Zhiqiang]

Du Fu, seorang pujangga dari Dinasti Tang (618-907), menggambarkan Chengdu, dan menjulukinya sebagai tempat yang "dibingkai oleh alam, salju pun terletak di Gunung Salju Xiling yang telah berada selama ribuan tahun".

Pemandangan serupa masih terlihat di Distrik Wenjiang, Chengdu, berkat upaya yang terus dijalankan pemerintah untuk memperkuat pelestarian alam.

Mencapai luas 277 km persegi, Wenjiang dijuluki "Wenjiang emas" atas iklim sejuk, sungai dan ruang hijau, serta produksi pertanian dan industrinya.

Wenjiang membangun sistem jalur hijau sepanjang 698 km yang mendukung revitalisasi pedesaan, dan meningkatkan perkembangan industri pariwisata, kreativitas, olahraga, serta rekreasi.

Pemerintah Distrik Wenjiang juga menggelar berbagai acara seperti maraton internasional dan lomba balap sepeda di Jalur Hijau Beilin, sebuah kawasan di sisi Utara dari jalur hijau ini, sepanjang 65 km.

Sungai Jiang'an dan Jinma merupakan dua sungai yang melintasi Wenjiang. Pemerintah Wenjiang telah meremajakan area-area di sekitar kedua sungai ini demi mempromosikan pengembangan sektor kebudayaan dan pariwisata. Berbagai fasilitas layanan umum dan taman basah akan dibangun untuk meningkatkan taraf hidup lokal. 

Dataran lumpur Lujia, sempat menjadi area tertinggal di sekitar Sungai Jinma, Wenjiang, telah dikembangkan menjadi taman. Lujia bahkan kini menarik kunjungan hampir satu juta orang setiap tahun untuk beragam aktivitas seperti bersepeda, joging, menikmati pemandangan, memotret, dan berkemah.

Selain menciptakan infrastruktur dan objek wisata baru, Wenjiang telah memiliki serangkaian rencana peremajaan di komunitas-komunitas tua.

Jalur Tuanjie, salah satu jalur tua yang memiliki sejarah selama satu abad, telah mempertahankan tampilan tradisionalnya setelah proyek peremajaan selesai. Unsur-unsur kebudayaan dan gaya hidup tradisional seperti seni pahat batu, gerai tofu, dan gerai teh kuno dapat dimanfaatkan pengunjung untuk menikmati suasana Wenjiang pada masa lampau.

Kuil Konghucu turut menjadi bangunan penting yang mencerminkan sejarah Wenjiang. Pemerintah Wenjiang akan mengembangkan kawasan budaya yang berpusat pada kuil tersebut. 

Ke depan, Wenjiang akan mempromosikan pengembangan sektor kebudayaan demi mempererat hubungan dengan para warga, serta mencapai target-target yang lebih besar dalam kondisi sosial dan ekonomi.

from common-pcom:html:key:id_segment_includes_releases_right_column_video_module_shtml

Berita Video Terpilih

from common-pcom:html:key:id_segment_includes_overall_segment_footer_shtml
Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami