PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

International Centre for Missing & Exploited Children Lansir Kampanye untuk Hapuskan Bisnis Pornografi Anak-Anak di Asia Pasifik

2017-05-09 16:20
Share with Twitter

Kampanye "You Have the Power" Menyasar Industri Keuangan dan Teknologi

ALEXANDRIA, Virginia dan SINGAPURA, 9 Mei 2017 /PRNewswire/ -- Dunia maya (Cyberspace) menjadi wadah untuk lebih dari 1 juta gambar anak-anak yang rentan terhadap penyelewengan dan eksploitasi seksual di seluruh dunia. Demi menyingkirkan bisnis ilegal pornografi anak, International Centre for Missing & Exploited Children (ICMEC) hari ini mengumumkan kampanye digital tentang peningkatan kesadaran terhadap isu tersebut, yang menyasar sejumlah industri, seperti keuangan dan teknologi di seluruh Asia Pasifik. Kampanye itu akan mendorong pelaku industri agar mengambil langkah untuk melindungi sistem mereka dari pihak-pihak yang ingin melakukan pelecehan dan eksploitasi seksual terhadap anak-anak.

Sejak ICMEC membentuk Asia-Pacific Financial Coalition Against Child Pornography (APAC-FCACP) pada 2009, lembaga itu telah mengemuka sebagai kekuatan penting dalam upaya melindungi anak-anak di Asia Pasifik. Hal itu dilakukan lewat langkah menyediakan sarana bagi berbagai bank, perusahaan kartu kredit, jaringan transaksi elektronik, sistem transaksi daring (online) pihak ketiga, perusahaan Internet, bisnis teknologi, sarana jejaring sosial daring, asosiasi industri, aparat penegak hukum dan lembaga swadaya masyarakat (NGO), supaya pihak-pihak tersebut bisa berbagi dan memaksimalkan keahlian, pengalaman dan upaya untuk menghambat orang-orang yang ingin menyakiti anak-anak.

Kampanye ini bertujuan untuk menginformasikan berbagai lembaga keuangan dan teknologi di Asia Pasifik tentang penggunaan sejumlah sarana perusahaan secara ilegal yang memfasilitasi penjualan, pembelian dan penyebaran berbagai materi pelecehan seksual anak. ICMEC meyakini bahwa kampanye tersebut akan mendorong aksi guna melawan isu yang mendesak ini dan mendorong kalangan industri agar bergabung dalam APAC-FCACP. 

"Dengan mengemukakan topik ini, kami ingin memberi edukasi kepada masyarakat mengenai permasalahan yang dihadapi sistem transaksi daring dan cara menghentikan orang-orang yang ingin mengeruk keuntungan dari eksploitasi anak," kata Duta Besar Maura Harty, President & CEO, ICMEC.

Kampanye ini secara resmi dimulai pada Selasa, 9 Mei dan menggunakan beragam aset media digital, termasuk video menarik, artikel pada jejaring media sosial daring yang dapat dibagikan, lengkap dengan statistik dan seruan mengambil langkah-langkah yang diperlukan (call-to-action), serta materi pembelajaran digital. Pesan dari kampanye ini akan dibagikan ICMEC dan sejumlah mitra kerja dalam bidang perlindungan anak di Asia Pasifik. 

Mengapa Sejumlah Perusahaan Harus Berpartisipasi
APAC-FCACP mendorong dialog secara berkelanjutan antara berbagai perusahaan, aparat penegak hukum, NGO dan instansi pemerintah untuk mengembangkan pendekatan dan solusi praktis.

Berbagai manfaat bagi sejumlah perusahaan yang berpartisipasi ialah akses terhadap: data/tren penting untuk pemantauan sistem internal; perangkat dan vendor yang disarankan untuk "menjelajahi" (crawl) jejaring internet agar melacak potensi pelanggaran yang berkaitan dengan merek tertentu; peningkatan dialog dengan aparat penegak hukum; kanal komunikasi yang bersifat membangun dengan sejumlah pelaku industri lain; serta data terbaik, real-time mengenai arah perkembangan pornografi anak.

Sebagai langkah awal, sejumlah perusahaan dalam bidang keuangan dan teknologi sebaiknya memastikan ketentuan penggunaan layanan (term of service) secara jelas mengatur bahwa seorang pelanggan yang memperdagangkan atau menjual pornografi anak, atau melakukan kegiatan lain yang berbentuk eksploitasi anak, akan disingkirkan dari layanan dan dilaporkan ke aparat penegak hukum, jika memungkinkan.

Berbagai institusi tersebut memiliki kewenangan untuk melindungi keselamatan anak. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang kampanye ICMEC dan langkah menyingkirkan jejaring ilegal, mohon berkunjung ke situs: Youhavethepower.icmec.org

Tentang ICMEC
International Centre for Missing & Exploited Children merupakan lembaga swadaya masyarakat dan bersifat nirlaba pada sektor swasta, dan mengacu pada ketentuan 501(c)(3). Selama lebih dari 16 tahun, ICMEC telah memimpin bidang identifikasi kesenjangan yang terjadi dalam komunitas global untuk upaya melindungi anak-anak dari penculikan, pelecehan dan eksploitasi seksual, serta secara cermat menghimpun orang-orang, sumber daya dan perangkat yang dibutuhkan demi mengisi celah tersebut. ICMEC berkutat pada berbagai program yang berdampak terhadap penuntasan isu-isu ini, terlebih dalam hal kasus anak-anak yang hilang, penculikan anak, pelecehan seksual dan eksploitasi anak-anak.

Kontak bagi Media: 
Susan Kriskey, susan@kriskeylane.com
Marni Lane, marni@kriskeylane.com
Kriskey Lane Communications

 

Berita Video Terpilih

Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami