omniture
from common-pcom:html:key:id_segment_includes_overall_segment_header_shtml
PR Newswire: news distribution, targeting and monitoring

Upaya Kontraterorisme Global Abaikan Asal-Mula Teroris

2018-11-27 19:00

Program penangkalan terorisme yang bertolak-belakang menunjukkan peran jaringan pribadi yang bisa menjadi kunci dalam mencegah jalan kekerasan

WASHINGTON, 27 November 2018 /PRNewswire/ -- Laporan Orb Media Inc. yang baru dan analisis data memaparkan kenaikan jumlah negara yang terimbas terorisme, lonjakan sikap publik yang menerima kekerasan dengan sasaran warga. Namun, pengetahuan mumpuni tentang cara mencegah orang-orang terlibat terorisme, masih agak terbatas. 

Credit: Orb Media  Photo Identification: Joko Tri Harmanto, Solo, Central Java, Indonesia  Extended Caption: Joko Tri Harmanto helped build the bomb that killed 202 people in Bali in 2002. He has since rejected violence, except in self-defense. Today, he is helping deter others, including his neighbor, Wasiran, from joining violent groups.
Credit: Orb Media Photo Identification: Joko Tri Harmanto, Solo, Central Java, Indonesia Extended Caption: Joko Tri Harmanto helped build the bomb that killed 202 people in Bali in 2002. He has since rejected violence, except in self-defense. Today, he is helping deter others, including his neighbor, Wasiran, from joining violent groups.

Triliunan dolar AS telah habis untuk upaya kontraterorisme sejak 2001, tetapi kita masih kurang memahami alasan di balik keinginan seseorang menjadi teroris. Penelitian terbaru ini menunjukkan hubungan individu dan lingkaran sosial dapat menjadi faktor utama dalam menarik dan mencegah orang bergabung dengan organisasi yang sarat kekerasan.

Berbagai pendanaan dan program untuk memahami "jalur menuju terorisme" masih terbatas dan sebagian besar bersifat lokal. Orb Media menelaah program-program di Jerman dan Indonesia guna memahami kiprah sejumlah organisasi "di lapangan."

Berdasarkan data dan definisi dari START, University of Maryland, Orb Media menyimpulkan terjadinya lonjakan sikap publik yang menerima kekerasan dengan sasaran warga di seluruh dunia.

Lebih lanjut, meski jumlah teroris masih sangat sedikit, efek politis, psikologis, dan ekonomi yang ditimbulkan terbilang monumental. Proporsi populasi dunia yang sangat cemas menghadapi terorisme, tetap tinggi sejak serangan 11 September AS, yakni sebanyak 65-85 persen dalam lima tahun terakhir.

Orb Media dengan bangga bermitra dengan para anggota Orb Media Network (OMN), sekelompok media penentu agenda publik global yang berkolaborasi untuk menerbitkan berbagai kisah secara berbarengan. Kisah-kisah itu memicu dialog global tentang isu-isu penting, berfokus menarik perhatian pemerintah, industri, peneliti, masyarakat sipil dan masyarakat.

Sejumlah anggota OMN:  CBC (Kanada), Channels (Nigeria), Dhaka Tribune (Bangladesh), Folha de São Paolo (Brazil), SVT (Swedia), Tempo Media Group (Indonesia), The Hindu (India), Die Zeit (Jerman), BBC (Inggris), Cadena SER-Prisa (Spanyol), YLE (Finlandia), El Comercio (Perú),  El País (Uruguay), Mail & Guardian (Afrika Selatan), El Tiempo (Kolombia), La Nación (Argentina), eNCA (Afrika Selatan), South China Morning Post (Tiongkok), Louisville Public Media (Amerika Serikat).

Tentang Orb Media
Orb Media adalah lembaga jurnalisme nirlaba yang melaporkan berbagai isu yang penting bagi miliaran orang di seluruh penjuru dunia. Menggabungkan karya penelitian asli, analisis data, reportase langsung dan partisipasi publik, Orb Media menerbitkan berbagai artikel yang menentukan isu-isu publik tentang berbagai tantangan yang dihadapi bersama sebagai satu dunia. orbmedia.org/fightingblind.

Kontak bagi Media: Lara Kline, larak@orbmedia.org.

Foto - https://mma.prnewswire.com/media/789184/CT_Lead_Image.jpg
Logo - https://mma.prnewswire.com/media/652865/Orb_Media_Logo.jpg

 

Tautan terkait:
from common-pcom:html:key:id_segment_includes_releases_right_column_video_module_shtml

Berita Video Terpilih

from common-pcom:html:key:id_segment_includes_overall_segment_footer_shtml
Pencarian
  1. Produk & Layanan
  2. Cari Rilis Berita
  3. Pusat Informasi
  4. bagi Jurnalis & Media
  5. Hubungi Kami